Keunggulan Coworking Space Dibanding Kantor Biasa

Pemilik Coworking Space CoHive Sahid Sudirman Residence, Cynthia Handriani Wijaya
Pemilik Coworking Space CoHive Sahid Sudirman Residence, Cynthia Handriani Wijaya

Sudah pernah ke coworking space? Apa yang ada di benakmu saat itu? Nyaman? Ngantuk? Semangat kerja?

Untuk kamu yang belum pernah, coworking space di Jakarta sekarang ada banyak banget. Namun hampir semuanya menawarkan suasana kerja yang santuy alias santai dan antijenuh.

Di CoHive Sudirman Sahid Residence, misalnya. Saat Smart-Money.co main ke sana, suasananya benar-benar bikin hati jadi rileks. Malahan kalau kamu lihat orang-orang yang kerja di situ, mereka terlihat serius tapi santai.

Ada yang kerja sambil tiduran, main tenis meja, dan kegiatan-kegiatan lain yang umumnya tidak bisa kita lakukan di kantor biasa. Jadi ya enggak usah heran deh kalau banyak startup-startup yang lebih pilih berkantor di coworking space dibanding tempat lain.

Selain suasana, sebenarnya apa saja sih keunggulan coworking space.

1. Bertemu Relasi Baru

Konsepnya yang terbuka dan berbagi ruangan memungkinkan antarkaryawan dari kantor yang berbeda bertemu di satu meja. Mereka bisa saling berkenalan, bahkan bekerja sama.

Hal ini tentu sangat berguna untuk perusahaan yang sedang berkembang seperti startup. Relasi yang luas tentunya sangat dibutuhkan.

Apalagi jika beruntung menemukan orang dengan konsentrasi yang sama. Kamu bisa berdiskusi dan berbagi kendala masing-masing, tak terkecuali ide yang mungkin belum pernah muncul selama ini.

Bagi pemain startup, relasi bisa jadi segalanya. Sebab dari relasi, kamu bisa bertemu klien bahkan investor baru.

2. Lebih Produktif

Dengan fasilitas yang komplet, seperti jaringan internet, minibar, dan fasilitas lainnya, ternyata bisa membuat pekerjaan lebih produktif dan lebih cepat selesai.

Apalagi desain ruangannya yang menarik dan tidak membosankan. Dengan suasana hati yang menyenangkan, tentunya semangat juga terjaga, kan?

Seperti pernah ditulis dalam buku karangan Sedarmayanti berjudul Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja (2011), kondisi lingkungan kerja yang baik adalah salah satu faktor penunjang produktivitas karyawan—yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan tingkat kinerja karyawan.

Jadi di buku itu, kondisi lingkungan kerja enggak cuma yang non-fisik seperti struktur tugas, desain pekerjaan, pola kerja sama, pola kepemimpinan, dan budaya organisasi; tapi juga faktor fisik seperti penerangan, warna dinding, sirkulasi udara, musik, kebersihan, dan keamanan. Ini dia yang ada di coworking space.

3. Meningkatkan peluang

Pernah terpikir enggak sih kalau saat bekerja di coworking space, kita itu bisa menunjukkan dan mengetes produk atau jasa yang akan dipasarkan kepada orang-orang di dalamnya? Jadi sebelum sampai ke tangan pasar, kamu bisa mencari kritik dan saran untuk mengembangkan produk atau jasa yang sedang dikerjakan.

Lalu apa hubungannya sama meningkatkan peluang? Di coworking space itu, kebanyakan adalah para startup yang digawangi anak-anak muda. Nah, jika target pasar produkmu adalah milenial, maka di sanalah jawabannya.

4. Strategis

Seperti disebutkan sebelumnya, pada akhirnya fasilitas yang didapat akan jadi faktor utama mengapa coworking space punya keunggulan. Sekarang begini. Fasilitas seperti mesin fotokopi, printer, internet, sampai pantry, mungkin biasa. Hampir semua kantor atau penyewaan tempat kerja punya semua ini.

Namun yang membedakan dari semua itu tentu saja letaknya yang strategis. Sekarang, siapa sih yang enggak mau kantornya tinggal jalan kaki sebentar dari stasiun atau tempat pemberhentian transportasi massal? Dengan letak yang strategis juga memungkinkan karyawannya lebih irit dalam hal pengeluaran transport serta hidup sehat dengan berjalan kaki.

Jadi itulah alasan mengapa coworking space jadi incaran banyak perusahaan rintisan—dan besarnya pasar ini pula yang membuat Cynthia Handriani Wijaya lebih pilih berbisnis coworking space.

Simak videonya yuk.

Wanita di Balik Co-Working Space CoHive Sahid Sudirman Residence