Mencari Cuan dengan Bertani di Kota

Mencari Cuan dengan Bertani di Kota
Mencari Cuan dengan Bertani di Kota

Bila membicarakan usaha bercocok tanam, kebanyakan orang akan menjawab bahwa daerah merupakan tempat yang tepat. Padahal, bermodal lahan sempit di perkotaan pun kamu juga bisa mendapat jutaan rupiah dari bertani.

Diah Meidiantie membuktikan hal tersebut. Warga Bekasi itu berhasil bercocok tanam di lahan sempit sekitar rumahnya. Dari lahan ini, Diah mampu meraup untung belasan juta rupiah per bulan.

Semua bermula pada 2008, saat Diah mendapat izin menggunakan lahan seluas 3.500 meter persegi di lingkungan perumahan Taman Galaxy. "Dulu, di daerah itu masih banyak lahan tidur, makanya timbul ide untuk bercocok tanam," kata Diah.

Kemudian, Diah mengelola tanah tersebut untuk menanam sayuran organik dengan jenis kangkung, bayam hijau, bayam merah, pokcay, dan caysim. Agar bisa menghasilkan untung tinggi, alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) itu memasarkan langsung hasil kebunnya ke supermarket terdekat.

Sayuran organik Diah dihargai Rp 8.000-10.000 per kilogram. Dalam sepekan, Diah bisa memasok sayuran sebanyak tiga kali ke supermarket itu. Dalam sekali kirim, Diah bisa menyediakan 25-60 kilogram sayuran per jenis.

Meski demikian, semuanya tak selalu berjalan mulus. Usaha Diah sempat surut karena lahan tanamnya berkurang. Pengelola perumahan membangun rumah baru di lahan tersebut.

Namun, beruntung ia mendapat lahan baru seluas 3.000 meter persegi di Ciganjur, Jakarta Selatan.

Hasilnya, panen sayurannya pun bertambah.

MORE FROM MY SITE