Pekerjaan Menggiurkan Buat yang Capek Jadi Pegawai

Hampir 50 persen bilang milenial sangat bosan jadi pegawai.
Hampir 50 persen bilang milenial sangat bosan jadi pegawai.

Siapa di antara kamu yang capek jadi pegawai? Kalau kamu salah satunya, lanjutkanlah baca artikel ini.

Capek jadi pegawai ternyata sempat terpikir di benak sejumlah milenial. Global Practice Leader di Gallup Organization, Curt W. Coffman, pernah menyampaikan hasil surveinya bahwa sebagian besar responden yang merupakan pekerja milenial cenderung merasa bosan dengan pekerjaan mereka.

"Sekitar 55 persen karyawan milenial tidak merasa terlibat aktif di tempat kerja. Mereka bosan dan merasa kemampuannya tidak dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Ada lagi riset dari Corporate Leadership Council (CLC). Mereka melakukan riset ke 50 ribu pekerja milenial di seluruh dunia dan mendapati bahwa 13 persen mengatakan bosan dan hampir 50 persen bilang sangat bosan. Rata-rata dari mereka menginginkan pekerjaan lain yang menyenangkan dan bisa menghasilkan banyak uang.

Bagaimana dengan kamu? Punya pemikiran yang sama?

Jika iya, pekerjaan apa menurutmu yang paling cocok kalau capek jadi pegawai?

Duduklah sejenak, ambil ponsel, dan buka media sosial. Lihatlah Awkarin. Dari pose foto-foto, ia bisa dapat Rp100-200 juta. Lalu lihat Nex Carlos. Dari makan-makan, ia bisa mengantongi penghasilan Rp400 juta.

Lihat juga Jess No Limit. Dari main game ia bisa dapat Rp1,2 miliar. Kemudian lihat Atta Halilintar. Dari pamer-pamer dan kolaborasi, ia dapat Rp3,6 miliar.

Mereka adalah selebgram, influencer, YouTuber, dan semacamnya. Kerjanya foto-foto, merekam video, dan cuap-cuap di depan kamera. Dengan konsistensi, totalitas, dan percaya diri, mereka sekarang sudah punya penghasilan yang jauh, jauh, jauh lebih tinggi daripada pegawai.

Konsistensi, totalitas, dan percaya diri tadi dilakukan sampai mendapatkan video yang viral. Viral sendiri jadi capaian yang penting untuk menjadi seorang YouTuber sukses. Dari viral, maka besar kesempatan kamu untuk mendapatkan harta, tahta, dan popularitas.

Suksesnya mereka pun tidak hanya menginspirasi banyak orang untuk jadi YouTuber. Tapi mulai dari perusahaan, instansi, merchant, brand, bahkan media nasional juga ikut-ikutan menggunakan media sosial. Semua terjun ke sini demi mengejar pasar yang memang sangat besar dan tentu saja: keuntungan.

Pertanyaannya, kenapa kamu belum ikutan? Bingung mau mulai dari mana?

Kalau bingung, mulailah dari YouTube. Kenapa? Karena YouTube sendiri dinilai lebih mudah dan lebih cocok untuk pemula dibandingkan media sosial lain seperti Instagram. Selain itu penghasilannya juga lebih besar.

Youtube itu yang bayar YouTube (melalui ads), sedangkan instagram biasanya merchant, brand, dan semacamnya. Sampai-sampai banyak yang menganggap YouTube itu tidak hanya berbagi video, tetapi juga berbagi cuan.

Pada dasarnya, ada 5 hal yang perlu kamu perhatikan jika ingin terjun ke dunia YouTuber. Apa saja? Simak yuk.

5 Tips untuk YouTuber Pemula, 70 Persen Recommended

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.