Perkiraan Biaya Investasi Franchise Minimarket

Ilustrasi
Ilustrasi

Pernah terpikirkah kamu untuk membuka bisnis minimarket? Berapa sih perkiraan biaya investasi franchise minimarket?

Pertanyaan ini mungkin jadi pertanyaan sejuta umat yang bingung mau buka bisnis apa. Sebab kalau melihat prospeknya, bisnis minimarket sepertinya memang menggiurkan.

Nah, daripada penasaran, kita bedah saja yuk rincian perkiraan biaya untuk beli franchise-nya. Siapa tahu tabungan kamu cukup.

Namun untuk artikel ini, kita baru bedah perkiraan biaya beli franchise Alfamart dulu ya. Untuk minimarket lainnya, nantikan di artikel berikutnya.

Sebelum masuk ke rincian, ada baiknya kamu ketahui dulu bahwa pemilik Alfamart di setiap daerah itu berbeda-beda. Artinya kamu pun bisa memiliki waralaba minimarket ini, asalkan ada uangnya. Selain itu kamu juga harus berstatus warga negara Indonesia yang bisa dibuktikan dengan e-KTP.

Selanjutnya kamu tinggal ajukan permohonan membeli franchise, lalu penuhi syaratnya satu per satu. Apa saja syaratnya?

Pertama, ternyata kamu sudah harus menentukan dulu di mana ingin membangun minimarket. Pastikan letaknya strategis, seperti dekat perumahan, fasilitas umum, dan punya lahan parkir. Selain itu, kamu juga harus memiliki badan hukum dan memenuhi persyaratan perizinan resmi lainnya.

Nah, kita masuk di poin utama, berapakah biaya investasinya? Sebelumnya, perlu diketahui dulu ya bawah harga yang akan disebutkan di bawah ini adalah harga perkiraan. Angkanya bisa berubah tergantung situasi dan wilayah masing-masing.

Perkiraan Biaya Investasi Franchise Alfamart

Untuk area seluas 30 m2 hingga 100 m2, dana investasinya bisa sekitar Rp300 sampai Rp500 juta.

Untuk luas 30 m2 (9 rak, 1200 produk): nilainya Rp300 juta

Untuk luas 60 m2 (18 rak, 1800 produk): nilainya Rp350 juta

Untuk luas 80 m2 (36 rak, 3800 produk): nilainya Rp450 juta

Untuk luas 100 m2 (45 rak, 4500 produk): nilainya Rp500 juta

Jadi sepertinya kamu harus tentukan dulu, berapa lahan yang kamu miliki. Kalau belum punya lokasi, berarti akan ada biaya properti yang harus kamu siapkan juga.

Tapi tenang, investasi awal tadi sudah meliputi biaya franchise sebesar Rp45 juta per 5 tahun, sistem informasi ritel, perizinan gerai, hingga instalasi kelistrikan.

Kamu juga dapat bonus shop sign dan sign pole, peralatan gerai termasuk AC, serta paket promosi dan persiapan pembukaan gerai pertama.

Kalaupun ada biaya tambahan, paling hanya biaya administrasi franchise sekitar Rp750 ribu. Sementara lainnya seperti ketentuan karyawan dan perpajakan akan mengikuti aturan dari Kementerian Tenaga Kerja dan SOP Alfamart.

Soal kontrak kerja sama sendiri memang bersifat lima tahunan. Jika dalam waktu tersebut kamu puas dengan hasilnya, kamu bisa mengajukan perpanjangan.

Bagaimana, tertarik buka bisnis waralaba minimarket? Langsung riset ke lapangan. Cari lokasi yang menurutmu oke. Kalaupun mau pakai lahan sendiri, langsung simulasi hitungan investasinya.

Prospek minimarket memang tak perlu diragukan lagi. Selain serba lengkap, kemudahan berbelanja juga jadi alasan orang memilih pergi ke minimarket. Pelanggan bisa memilih menggunakan Kartu Kredit, Kartu Debit, Kartu Flazz, dan lainnya.

Manfaatkan Kredit Modal Kerja BCA untuk tambahan modal kamu. Klik di sini untuk cari tahu soal Kredit Modal Kerja dan keuntungannya.