Pernah Dengar Bisnis Distributor Kartu Perdana? Ini Kondisinya Sekarang

Direktur Buana Telekomindo Jeffri Halim
Direktur Buana Telekomindo Jeffri Halim

Sebagai pengguna ponsel, tentu kamu dulu pernah mengalami suatu masa di mana kamu mencari kartu perdana, bukan? Waktu berlalu dan bisnis ini semakin jarang dibicarakan. Penasaran dengan nasibnya kini?

Tak ada bisnis yang kebal dari perubahan. Untuk bisa bertahan di tengah persaingan, pemain bisnis harus jeli melihat tren perubahan pola konsumen mereka. Kemudian, bisnis harus bisa menyesuaikan diri dengan keinginan konsumen.

Lima tahun lalu, kamu membeli pulsa untuk menelepon atau berkirim pesan. Kini, tren sudah bergeser dan konsumen membeli paket internet untuk bisa terus menggunakan layanan internet.

"Karena itu, setelah 16 tahun menggeluti bisnis telekomunikasi, kami fokus menawarkan pulsa internet pada konsumen. Dalam mengakses internet, mereka punya kebutuhan berbeda-beda, aplikasi percakapan, media sosial atau nonton film melalui iflix misalnya," jelas Direktur PT Buana Telekomindo Jeffri Halim.

Jeffri melanjutkan, 16 tahun lalu, pendiri Buana Telekomindo Kinoto Christian memulai usaha telekomunikasinya dengan menjadi diler resmi XL Axiata wilayah Tangerang Selatan. Usaha itu terus meluas hingga kini.

Buana Telekomindo menjadi diler resmi XL di lima wilayah, mencakup propinsi Lampung, Tangerang Kota, Tangerang Selatan, Serang, Cilegon dan Kalimantan Timur. "Karyawan kami berkembang dari 10 orang dan kini menjadi sekitar 800 orang," kata Jeffri.

Seiring perubahan yang terjadi, kata Jeffri, perusahaannya juga terus berbenah. Buana Telekomindo mengubah diri dari perusahaan yang menjalankan usaha manual menjadi digital. Dahulu, pemesanan kartu dan pulsa dilakukan agen di daerah dengan sistem telepon.

Agen-agen penjualan Buana Telekomindo, kemudian mengantarkannya ke para agen. Kemajuan teknologi dan internet mengubah sistem tersebut.

"Kami membangun sistem sendiri dengan basis chatbot di Line. Semua agen kami bisa memesan kebutuhan mereka melalui sistem itu sehingga bisa terus berjualan 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Tak lagi menunggu agen kami datang kesana," katanya.

Buana Telekomindo menggunakan solusi Application Program Interface (API) untuk membantu transaksi mereka.

"API memudahkan mutasi bank yang tadinya hanya bisa dilakukan secara manual. Demikian, konsumen di seluruh Indonesia bisa belanja 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu tidak lagi menunggu agen kami datang," pungkasnya.