Pertimbangkan Hal Ini Saat Akan Membuka Usaha di Bulan Puasa

Tips membuka usaha saat Ramadan
Tips membuka usaha saat Ramadan

Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh seluruh umat Muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pada bulan suci ini seluruh aktivitas pemasaran semisal kuliner biasanya menggeser aktivitas pemasaran pada sore hari untuk persiapan buka puasa atau dini hari untuk menyediakan santap sahur.

Bila melihat tren yang terjadi di bulan Ramadan, ada beberapa hal menarik bagi kamu yang memiliki usaha dan ingin mengembangkannya menjadi lebih besar lagi. Kamu bisa memanfaatkan setiap peluang untuk menjalankan bisnis di bulan Ramadan ini disebabkan kesempatan bisnis yang terbuka lebar.

Jika kamu tertarik untuk mengembangkan usaha yang sedang dijalani, kamu bisa mencoba beberapa hal seperti yang dikutip dari entrepreneur.com sebagai berikut.

Menghargai Aturan yang Berlaku Selama Ramadan

Bagi kamu yang serius ingin memperluas bisnis kamu selama bulan Ramadan, pastikan kamu memahami aturan-aturan yang boleh dan tidak dilakukan selama di bulan suci ini. Kamu harus beradaptasi dengan aktivitas pasar. Hindari menampilkan gambar makanan pada saat puasa atau mengiklankan produk pakaian tertentu dengan model yang tidak senonoh.

Memahami Tradisi Ramadan

Seperti perayaan-perayaan agama lain, seperti Natal melalui tradisi tukar kado, kamu harus memahami tradisi yang terjadi pada bulan Ramadan. Biasanya, tradisi selama Ramadan adalah kebutuhan untuk memiliki busana muslim atau beberapa aksesori untuk ibadah di bulan suci. Kamu bisa memasarkan barang-barang musiman selama Ramadan semisal perlengkapan salat, makanan khas Ramadan, atau aksesori penunjang ibadah.

Pintar Memanfaatkan Momen

Jika jenis usaha kamu tidak berkaitan dengan momen Ramadan, cobalah cara-cara baru untuk memikat pembeli. Salah satunya kamu bisa mengembangkan potensi pekerja yang kamu miliki dengan melatih keterampilan.

Selain itu, kamu bisa membentuk tim dan memperbaiki budaya perusahaan untuk menerapkan beberapa hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya, misalnya model pemasaran dengan membangun aset digital seperti pemasaran visual, membuat konten video, mendesain situs, dan menyediakan kolom pengalaman pengguna.