Sebelum Jadi Pengusaha Waralaba, Perhatikan Hal Berikut

Pengusaha Waralaba
Pengusaha Waralaba

Salah satu cara termudah untuk menjadi pengusaha, tentu dengan waralaba (franchise). Apalagi, bila merek waralaba sudah kuat, kemungkinan untuk sukses pun bisa lebih besar. Karenanya, kamu tidak boleh asal memilih waralaba.

Mengutip Entrepreneur, untuk kamu yang tertarik bisnis waralaba, perhatikan ini.

Riset

Ketika sudah menentukan lokasi, cari tahu waralaba yang sudah ada di lokasi itu. Kemudian, cek anggaran, kualifikasi dan minat. Selanjutnya, cari lebih dalam soal waralaba yang kamu incar di Asosiasi Pengusaha Waralaba Indonesia (APWINDO) dan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI).

Identifikasi Waralaba

Bila sudah punya satu atau dua kandidat waralaba, cari tahu kesesuaiannya dengan lokasi yang sudah kamu siapkan.

Kualifikasi Waralaba

Untuk mengetahui kapasitas keuangan dan pengalaman profesional, waralaba biasanya mengajukan syarat dan kualifikasi. Jadi, pastikan skor kredit kamu sesuai kualifikasi waralaba dan sudah memenuhi syarat yang ada.

Ajukan Permohonan

Setelah selesai analisis, hubungi perusahaan waralaba untuk menjadi pewaralaba. Setelah itu, isi aplikasi dan tunggu setidaknya satu minggu sampai ada keputusan apakan aplikasi yang kamu ajukan diterima atau tidak.

Pelajari Dokumen Disclosure

Mereka juga akan mengirim disclosure yang terdiri dari hal-hal penting menjadi pewaralaba. Perhatikan poin-poin penting yang ada dan tanyakan bila ada yang ingin kamu ketahui lebih lanjut.

Kunjungi Pewaralaba Lain dan Pemilik Waralaba

Dari pewaralaba lain, kamu bisa tahu tantangan dan peluang bisnis tersebut, termasuk dukungan pemilik waralaba. Pada pemilik waralaba, tanyakan hal yang mengganjal dari informasi yang kamu dapat dari pewaralaba lain.

Langkah Akhir

Kamu akan menandatangani perjanjian waralaba, bertemu direktur utama atau manajemen yang berhubungan langsung dengan bisnis ke depan. Bila sudah sampai tahap ini, kamu sudah resmi masuk bisnis waralaba.

Semoga sukses.