Survei: Milenial di Inggris Lirik Profesi Youtuber karena Ingin Kaya

YouTube
YouTube

Zaman terus berubah. Seiring dengan perkembangan teknologi, peluang untuk mendapatkan penghasilan dari internet makin bervariasi. Beberapa bahkan tanpa harus mengeluarkan modal besar, misalnya membuat video YouTube.

Tak bisa dipungkiri, pembuat video YouTube alias YouTuber makin menjadi pusat perhatian. YouTube seakan sudah menjadi ladang untuk mendapatkan uang. Bahkan saat ini ada banyak yang menjadikan YouTuber sebagai profesi penuh waktu dan bukan lagi pekerjaan sampingan.

Asumsi ini pun diperkuat dengan sebuah survei terbaru UNiDAYS yang mengungkapkan bahwa karier sebagai YouTuber dapat menghasilkan banyak uang. Malahan survei tersebut mengatakan seorang calon YouTuber berpikir bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan daripada penasihat keuangan perusahaan di tahun pertama pekerjaan mereka.

UNiDAYS menghimpun sekitar 2.000 mahasiswa sarjana dalam surveinya. Mereka diberi pertanyaan tentang harapan gaji mereka setelah lulus. Hasilnya mengungkapkan bahwa calon YouTuber berharap mendapatkan US$55.000 (Rp783 juta) pada tahun pertama.

Wah, itu sih berarti bisa melampaui calon bankir investasi yang berpenghasilan 25.600 poundsterling (Rp482 juta), insinyur 36.600 poundsterling (Rp690 juta), ataupun tenaga medis yang 25.900 poundsterling (Rp488 juta).

Penghasilan tadi pun melampaui rata-rata upah nasional Inggris yang saat ini 28.600 poundsterling (Rp539 juta).

Dalam pertanyaan lainnya, dua pertiga dari responden berharap mendapatkan pekerjaan dalam waktu tiga bulan setelah lulus kuliah. Lebih dari separuhnya berharap bisa mengantongi setidaknya 30.000 poundsterling (Rp565 juta) dalam waktu tiga tahun setelah lulus.

Wakil Presiden Pemasaran di UNiDAYS, Mai Fenton, mengatakan kehidupan seorang YouTubers dan Influencer yang penuh dengan gaya glamor di media sosial rupanya banyak menarik minat anak-anak muda. Jadi ya tak heran kalau banyak dari mereka ingin mengikuti jalur tersebut dan mengharapkan gaji lebih besar daripada pekerjaan konvensional lain yang membutuhkan usaha besar.

"Kehidupan yang memikat dari YouTubers dan Influencer terus dipajang di media sosial. Jadi tidak heran kalau banyak siswa ingin mengikuti jalur karier itu. Mereka berpikir bisa mendapat gaji yang lebih tinggi daripada mereka yang secara tradisional butuh bertahun-tahun menjalani studi yang ketat," tutup Fenton.

Nah, kalau menurut kamu bagaimana? Sudahkah profesi YouTuber menarik perhatianmu?