Tips Buka UMKM Digital versi CEO Blibli.com

Ilustrasi bisnis online
Ilustrasi bisnis online

Selama delapan bulan terakhir, pandemi COVID-19 telah melanda Indonesia dan menimbulkan dampak yang begitu besar untuk masyarakat.

Ada yang cukup beruntung masih bekerja dan memiliki penghasilan seperti biasa, namun tak sedikit juga yang harus kehilangan sebagian penghasilannya atau justru terkena PHK dari tempatnya bekerja.

Dilansir dari Lokadata.id, peningkatan angka pengangguran akibat pandemi menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Sampai Juli 2020, tercatat ada 3,7 juta pengangguran baru di Tanah Air.

Nah, bagi yang kurang beruntung dan harus kehilangan penghasilannya, rupanya banyak yang mulai membuka usaha kecil-kecilan untuk menyambung aliran penghasilan yang sempat terhenti. Memang, memulai usaha di tengah pandemi tidaklah mudah, tapi juga bukan sesuatu yang mustahil, lho.

Menurut CEO Blibli.com Kusumo Martanto, di masa pandemi ini UMKM justru bertambah pesat hingga tujuh kali lipat, lho. Wow, besar banget kan?

"Alasannya karena sekarang orang lebih banyak di rumah, jadi lebih punya waktu untuk mencari informasi tentang produk UMKM," katanya dalam acara Indonesia Industry Outlook 2021 Conference.

Makin banyaknya orang yang terjun ke dunia UMKM membuktikan bahwa sektor ini memang menawarkan peluang yang begitu besar. Itulah mengapa kamu harus tetap optimistis dan memanfaatkan peluang ini.

Biar makin mantap, simak yuk tips buka UMKM versi CEO Blibli.com berikut ini.

1. Manfaatkan Layanan e-Commerce Secara Maksimal

Dengan terjun ke ranah digital, produkmu akan lebih mudah ditemukan dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Semakin mudah produkmu ditemukan, maka peluang untuk terjual juga akan semakin besar. Ya, kan?

Buka toko digital di platform e-commerce juga gratis kok. Kamu hanya butuh registrasi menggunakan email atau nomor telepon agar bisa membuka akun untuk berjualan.

2. Buat Deskripsi Detail dan Menarik

Siapkan presentasi foto produk yang menarik dan deskripsi yang lengkap. Sebab layaknya datang ke toko, konsumen akan mengandalkan deskripsimu saat memilih barang. Semakin tergambar dengan baik, semakin besar peluang konsumen jatuh hati dengan produkmu.

3. Pasarkan di Banyak Platform

Untuk memperluas pasar, Kusumo menyarankan para pemilik usaha untuk memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok sebagai tempat untuk memasarkan produk.

“Manfaatkan semua platform yang ada pasarnya,” ujarnya. Semakin banyak kanal digital yang dimanfaatkan, maka peluang untuk meningkatkan penjualan juga semakin besar.

4. Tetap Miliki Toko Fisik

Meski bermain di ranah digital, tetaplah mengembangkan toko fisik. Alasannya simpel, toko nonfisik masih ada pasarnya. Lagipula kamu tetap bisa kok meningkatkan penjualan di toko fisik lewat penetrasi digital.

5. Pembayaran Digital

Survei dari Inventure-Alvara mengatakan sebesar 63,5% mengatakan setuju lebih nyaman menggunakan pembayaran digital di masa pandemi. Bahkan 41,6 persen dari mereka akan memilih membayar dari rumah alias menggunakan mobile banking, dan 25,6 persen menggunakan fitur e-wallet lewat aplikasi.

Artinya, inilah mengapa kamu perlu mesin EDC yang bisa memenuhi kebutuhan itu semua. Misalnya EDC BCA. EDC ini bisa melayani pembayaran dengan berbagai Kartu Debit dan Kartu Kredit. Kerennya lagi, EDC ini bahkan bisa mencetak QR Code yang bisa kamu kirim ke pelanggan di rumah.

Klik di sini untuk keterangan lebih detail.

Itu tadi beberapa tips yang perlu kamu perhatikan saat membuka UMKM. Tertarik? Yuk wujudkan mimpimu.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.