Untung Besar dari Jasa Sewa Koper

Koper
Koper

Menangkap peluang usaha memang susah-susah gampang. Ada yang berdasarkan momen, ada pula karena inovasi baru yang dianggap punya nilai manfaat. Nah, pada libur Lebaran kemarin, ada salah satu anak muda yang kebanjiran rezeki karena pintar memanfaatkan momen. Dia adalah Wijaya Saputra.

Pemilik Sewakoper_Jakarta ini mengaku mendapatkan omzet besar saat Lebaran. Usahanya yang menyewakan berbagai koper untuk kebutuhan mudik laris keras.

Menurutnya, daripada membeli, masyarakat ternyata banyak juga yang lebih memilih menyewa koper. Hal inilah yang membuatnya panen untung saat Lebaran.

Seperti yang kamu tahu, harga koper memang relatif tidak murah untuk yang berukuran besar. Malah untuk yang punya standar kualitas lumayan, ada yang satu unitnya dihargai lebih dari Rp1 juta lho.

"Selain harganya, masyarakat juga tidak perlu repot menyimpan dan merawat koper sendiri," katanya. Itulah yang menjadi alasan lain kenapa orang lebih pilih sewa daripada membeli.

Saputra menyediakan koper berukuran 20 inci sampai 33 inci. Semua koleksinya memang bermerek internasional seperti Lojel, Samsonite, ataupun American Tourism.

Maka dari itu itu tak merasa khawatir bisnis sewa kopernya akan sepi. Jaminan kualitasnya adalah hal yang sangat dicari banyak orang.

"Orang pasti butuh koper. Biasanya mereka baru sadar membutuhkan koper tambahan saat packing," jelasnya.

Menurut Saputra, para konsumennya menyewa koper untuk seminggu sampai dua minggu. Ia sendiri mematok tarifnya sekitar Rp150.000 sampai Rp250.000 per minggu.

Nah, bila kamu tertarik dengan jenis usaha ini, kamu harus tahu dulu kalau bisnis ini pun punya risiko. Tidak jarang konsumen yang mengembalikan koper dalam keadaan rusak. Umumnya penyedia sewa koper ini akan menetapkan kesepakatan bahwa setiap kerusakan yang disebabkan oleh penyewa akan dikenakan biaya tambahan.

Kerusakan biasanya terjadi pada bagian zipper sarung koper. Sehingga, biaya perbaikan yang harus dibayar konsumen tidak lebih dari Rp50.000.

Untuk menghindari hal seperti ini, kamu bisa memberi arahan awal untuk setiap pelanggan. Misalnya berupa tips agar koper tidak mudah rusak dan sebagainya.

Bagaimana menurutmu? Menarik? Yuk, manfaatkan koper-koper milikmu.