3 Tahap Simpel Sebelum Membuat Perencanaan Keuangan

Ilustrasi
Ilustrasi

Kondisi darurat memang tak bisa diprediksi. Datangnya bisa kapan saja, tak melihat kondisi kantong kita. Mau kamu sedang punya uang atau tinggal Rp100 ribu di dompet, yang namanya musibah bisa saja datang.

Itulah mengapa anak muda seperti kita harus peduli dengan yang namanya perencanaan keuangan. Mulai dari pembagian “jatah” kebutuhan sampai tabungan dan investasi harus sudah dilakukan.

Tak cuma untuk persiapan di hari tua, investasi pun penting untuk kamu yang ingin mencapai tujuan finansial. Pertanyaannya sekarang, sudahkah kamu punya tujuan finansial?

Sebelum melangkah lebih lanjut, salah satu hal yang perlu kamu tekankan pertama adalah setiap orang punya cara masing-masing dalam mencapai tujuan finansial. Artinya, sebelum mencapai tujuan, kamu perlu tentukan dulu berapa banyak, kapan, dan bagaimana cara untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut.

Biar lebih gampang, buatlah secara bertahap. Kamu bisa mengikuti 3 saran dari financial planner ternama Prita Hapsari Ghozie ini.

1. Menentukan Rencana Keuangan

Tujuanmu apa dulu nih? Ingin berlibur tahun depan? Beli mobil? DP Rumah? Ambil S2? Tanam di benakmu bahwa semua tujuan tersebut tentunya membutuhkan uang. Artinya, tanyakan pada dirimu, bagaimana cara mendapatkan uang tersebut. Nah, caranya tentu saja dengan menabung atau investasi.

Jangan cuma dibayangkan. Beberapa financial planner termasuk Prita bahkan menyarankan untuk mencatatnya. Jadi buatlah semacam wish list. Formatnya bisa seperti ini:

- Total Biaya yang dibutuhkan :

- Target waktu (jatuh tempo) :

- Strategi (sumber uang) :

2. Perkirakan Kenaikan

Setelah membuat rencana yang sudah dihitung tadi, waktunya buat strategi. Pertama, hitung aset finansial yang dipunya, cek apakah sudah tersedia atau belum untuk mendukung rencana tadi.

Misalnya begini. Katakan kamu ingin beli rumah pada 2024. Saat ini kamu sudah punya dana Rp10 juta. Tentunya masih kurang banget dong. Apalagi setiap tahunnya ada kenaikan harga yang biasanya mencapai 10 persen.

Nah, misalnya kamu ingin punya tambahan DP Rp50 juta. Hitung berapa yang harus kamu sisihkan untuk ditabung atau diinvestasikan. Kamu memang harus perkirakan kenaikan ini.

3. Ketahui Produk Finansial

Setelah semuanya dihitung dan ketahuan berapa target yang harus kamu capai, sekarang tinggal cari produk finansial yang bisa mendukung mimpimu itu.

Ada banyak kok produk finansial yang sangat membantu. Kamu bisa manfaatkan program tabungan berencana dari perbankan.

Misalnya Tahapan Berjangka dari BCA. Karena menggunakan sistem autodebet, kamu bisa lebih disiplin dan tak perlu khawatir pada godaan memakai uang tabungan.

Selain itu, jika targetmu jangka panjang, maka produk finansial yang patut kamu manfaatkan adalah obligasi. Apalagi sekarang ada kupon obligasi berkode SR012. Enggak tanggung-tanggung, sukuk ritel yang katanya milenial banget ini menjanjikan keuntungan sebesar 6,30%.

Nah, kehadiran SR012 ini disebut-sebut sebagai kesempatan emas untuk kamu yang ingin berinvestasi. Pasalnya ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Apa saja sih? Klik tautan ini.

Bagaimana banyak, kan keuntungan dari SR012? Yuk rencanakan masa depan. Petik hikmah dari semua kejadian sekarang dan persiapkan segalanya lebih baik lagi.