38 Persen Milenial Tak Punya Perencanaan Keuangan, Ini yang Terjadi

Ilustrasi
Ilustrasi

Tahukah kamu kalau 38% orang dewasa tidak punya perencanaan keuangan yang jelas? Akibatnya, mereka hidup dengan perencanaan keuangan harian. Dengan kata lain, mereka hidup hanya untuk hari ini saja.

Dilansir dari The Guardian, kebanyakan dari mereka yang tidak punya perencanaan keuangan yang jelas merasa menyesal. Mereka merasa tidak cukup punya tabungan untuk masa tua.

Sebagian dari mereka beralasan bahwa mengurus perencanaan keuangan itu bikin repot. Padahal hal ini sangat penting lho.

Sebab rencana tersebut bisa mengontrol cara hidup kita. Dan yang terpenting, rencana keuangan ini semacam rel menuju financial goals kita di masa depan. Rencana keuangan jangka panjang juga bisa membantu mengontrol rasa stres dan kecemasan finansial.

Ada tiga tips yang bisa kamu ikuti untuk menyusun rencana keuangan jangka panjang.

Tentukan Tujuan Hidup Kamu Lebih Dulu

Kebanyakan orang, saat membuat rencana keuangan, mereka hanya menyesuaikannya dengan kemampuan finansial mereka. Pertama kali yang harus kamu lakukan adalah menentukan tujuan kamu nanti di masa depan. Dalam 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, kamu ingin hidup seperti apa. Ambisi-ambisi ini yang harus kamu tentukan lebih dulu.

Bahasa mudahnya, kamu sudah punya impian dan visi kehidupan sehari-hari yang bakal kamu jalani di masa depan. Setelah itu, kamu akan mudah menentukan rencana-rencana atau langkah-langkah yang bisa kamu ambil demi menempuh ambisimu itu.

Pahami Pemasukan dan Pengeluaran Bulanan

Langkah berikutnya, kamu harus benar-benar memahami kondisi keuanganmu yang sebenarnya. Mulai pelajari pemasukan dan pengeluaran bulanan sehingga bisa kamu sesuaikan dengan langkah yang bakal kamu ambil. Misalkan saja, kamu akan memutuskan menikah 3 tahun lagi. Dengan benar-benar memahami kondisi keuangan, kamu bisa menyesuaikan kebutuhan harian untuk mencapai tujuan menikah dalam 3 tahun.

Selain itu, kamu juga harus memulai untuk menyisihkan uang kamu sedikit demi sedikit di rekening berbeda atau lewat investasi tiap bulan. Hal ini dilakukan agar bisa membiasakan diri untuk menabung dan berinvestasi. Nah, kebiasaan ini nantinya akan membantumu untuk mencapai tujuan hidup yang lebih besar di masa depan.

Mulai Melangkah

Kamu sudah punya visi hidup kamu di masa depan dan sudah memahami kondisi keuanganmu. Nah, langkah berikutnya memulai langkah-langkah strategis untuk jangka panjang.

Bisa dengan memilih asuransi yang tepat dan memilih menginvestasikan uang dibandingkan menyimpan dalam tabungan konvensional. Investasi jangka panjang bisa menjadi cara paling mudah untuk menyesuaikan finansialmu dengan tujuan jangka panjang yang sudah kamu tentukan.

Kamu bisa memulai berinvestasi jangka pajang di usia muda. Lebih cepat berinvestasi akan lebih baik. Sebab, memulai investasi sejak dini akan memberikan banyak ruang gerak dan pilihan dibandingkan kamu mulai berinvestasi di usia 30-an. Keuntungan yang didapat pun jauh lebih besar jika memulai lebih dini.

Kamu bisa mulai dengan membeli produk investasi di aplikasi WELMA milik BCA. Kamu bisa berinvestasi di obligasi maupun reksa dana. Sesuaikan investasi kamu dengan tujuan jangka panjang yang sudah kamu buat.

Dengan tiga langkah itu tadi, rencana keuangan jangka panjangmu akan terukur. Kamu tidak akan khawatir dan cemas dengan kondisi keuangan di masa depan. Yuk, dimulai dari sekarang.