4 Jurus Selamat dari Krisis untuk Para Freelancer

Ilustrasi
Ilustrasi

Setiap orang tentu punya masa krisisnya masing-masing. Yang membuatnya berbeda adalah bagaimana dia menghadapinya. Nah, kalau untuk freelancer, kira-kira bagaimana ya cara menghadapi masa krisis?

Sebelum membahas mengenai solusi, perlu diketahui dulu bahwa freelancer adalah satu dari beberapa contoh profesi yang terancam keuangannya “megap-megap” saat pandemi. Banyak di antara mereka mengalami pemutusan kerja sama dengan pemberi kerja. Akibatnya pendapatan hilang dan mereka terjebak dalam ketidakpastian.

Kepada Lokadata.id, Sekretaris Jenderal Sindikasi (Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi), Ikhsan Raharjo mengatakan seorang freelancer harus menerapkan strategi untuk menghadapi situasi sekarang.

“Ada sekitar 200-an orang teman-teman pekerja lepas kreatif dalam kondisi memprihatinkan. Tabungan mereka menipis,” kata Ikhan, beberapa waktu lalu.

Hal ini sejalan dengan data dari survei yang dirilis Sindikasi. Krisis COVID-19 mengancam pekerja Indonesia, termasuk freelance dan pekerja kreatif. Dari 139 pekerja lepas di berbagai kota besar yang menjadi responden mengaku tidak memiliki pendapatan untuk bertahan hidup.

Pendapatan mereka yang hilang karena pembatalan pekerjaan selama krisis COVID-19 bermacam-macam. Yang berkisar antara Rp1 juta-Rp5 juta (32,8 persen); Rp5 juta-Rp15 juta (32,8 persen); Rp15 juta-Rp30 juta (16,8 persen), dan di atas Rp60 juta (3,6 persen). Mayoritas dari pekerja lepas yang tidak mendapatkan kompensasi atas pembatalan tersebut mencapai 87, 8 persen.

Belajar dari situ, yuk siapkan diri dari hal-hal yang tak terduga. Saatnya belajar mengelola masa krisis agar bisa kita lewati. Dan cara terbaik tentu saja dengan tidak melakukan hal yang bersifat destruktif, baik pada diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

Sebab ada penelitian mengungkapkan banyak yang menyalahkan diri sendiri dan putus asa saat menghadapi krisis. Padahal dua hal itu hanya merugikan dirinya dan tidak akan menolongnya keluar dari masa krisis.

Lalu, bagaimana cara freelancer menghadapi masa krisis? Simak yuk 4 jurus selamat dari masa krisis berikut ini.

Kerja Sama Jangka Panjang dengan Klien

Merasa khawatir akan kehilangan klien itu wajar. Tapi sebaiknya kamu jangan terlalu takut dan panik cari klien baru. Sebaliknya, berusahalah memberikan yang terbaik dan memuaskan klien. Sebab biasanya klien akan melakukan dua hal yakni lebih selektif memilih dan memilih kembali bekerja sama dengan freelancer yang sudah sering bekerja untuk mereka.

Jangan Terlalu Banyak Memotong Anggaran

Di masa krisis, kita mungkin akan mencari cara untuk berhemat dan memotong anggaran dengan efisien. Hal ini sebenarnya wajar-wajar saja, tapi belum tentu berhasil mengatasi krisis, Guys.

Kamu harus jeli melihat dampak dari pemotongan anggaran yang kamu lakukan. Berpengaruh atau tidak ke pekerjaan. Jika memberikan pengaruh yang mengakibatkan turunnya kepuasan pemberi kerja, lebih baik pertimbangkan kembali.

Ambil contoh performa laptop kamu menurun dan menghambat pekerjaan. Lalu karena krisis, kamu memilih menghemat dan menunda membeli laptop baru. Akibatnya pekerjaan terhambat.

Nah, pertimbangkanlah lagi. Jika memang pekerjaan kamu sangat bergantung pada laptop, maka belilah. Ingat, saat ini laptop dalam kasus ini merupakan investasi jangka panjang. Lebih banyak manfaatnya daripada kerugiannya.

Jangan Terpengaruh Berita Buruk

Di masa krisis seperti ini, biasanya pemberitaan buruk bertebaran. Rupiah jeblok, gabungan saham menurun, pemutusan hubungan kerja merajalela, kemiskinan bertambah, perlambatan ekonomi, dan lain-lain akan semakin membuatmu stres.

Paculah dirimu untuk tidak terpengaruh kabar negatif tersebut. Jadikan motivasi untuk bekerja. Tetap lakukan yang terbaik. Kontak kembali relasimu. Sapalah banyak orang untuk mendapatkan peluang dan kesempatan mendatangkan uang.

Miliki Lebih dari Satu Pekerjaan

Jangan menaruh telur dalam satu keranjang. Sebab jika keranjang itu jatuh, maka semua telurmu akan pecah. Istilah ini kerap digunakan untuk orang yang berinvestasi. Lantaran pekerjaan adalah investasi, maka, berinvestasilah di banyak tempat. Lihat lagi kemampuan dan bakatmu. Cari peluang dari situ dan jadikanlah ladang pendapatan.

Itulah tadi 4 jurus selamat dari krisis untuk para freelancer. Mungkin terdengar sulit, tapi ingat kembali, tidak ada masalah tanpa jalan keluar. Merasa panik dan khawatir hanya akan membuatmu down dan putus asa sehingga pekerjaanmu jadi terdampak. Tetaplah tenang dan pikirkan dengan hati-hati setiap keputusan yang akan dibuat.

Menabung dan berinvestasilah. Sekarang berinvestasi bisa lewat HP. Tinggal unduh aplikasi mobile Welma, kamu bisa mengelola uangnmu untuk investasi. Murah pula, bisa dimulai dari Rp100 ribu saja.

Klik cara investasi mudah dengan Welma.