4 Solusi Saat Bingung Pilih Rumah atau Apartemen

Rumah atau apartemen?
Rumah atau apartemen?

Kalau kamu bingung pilih rumah atau apartemen itu wajar. Pasalnya keduanya punya kelebihan dan kekurangan yang tidak dimiliki satu sama lain.

Nah, beberapa orang punya cara masing-masing untuk menentukan pilihannya. Namun kebanyakan menggunakan 4 kriteria ini untuk membantunya membuat keputusan.

Apa saja kriteria itu? Berikut 4 kriteria untuk bantu kamu pilih rumah atau apartemen menurut OneShildt.

1. Lokasi

Hunian vertikal seperti apartemen biasanya lebih unggul soal lokasi. Soalnya rata-rata dekat dengan area perkantoran atau fasilitas transportasi seperti stasiun, terminal, bandara, halte TransJakarta, dan lain-lain. Apartemen bahkan dekat dengan sarana lain seperti pasar modern, mal, plaza, atau bahkan tempat wisata.

Nah, kalau perumahan kebanyakan ada di pinggiran. Kalaupun ada yang di tengah kota, cenderung rumah second. Itu pun harganya selangit. Dengan punya rumah di daerah pinggiran, kamu akan berat di ongkos atau tenaga untuk ke tempat kerja.

2. Legalitas

Legalitas tertinggi untuk rumah adalah Sertifikat Hak Milik (SHM). Status kepemilikannya menjadi selamanya kecuali dijual atau dipindahtangankan.

Sedangkan legalitas kepemilikan tertinggi apartemen adalah Strata Title atau hak kepemilikan bersama atas semua bangunan, termasuk ruang pribadi dan ruang publik, hak atas tanah, di bawah tanah dan udara di atasnya.

Kalau kamu beli apartemen, biasanya juga cuma dapat Hak Guna Bangunan (HGB) sampai 20 tahun saja, meski bisa diperpanjang.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.