4 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan, Kamu yang Mana?

Milenial kian sadar akan pentingnya membuat perencanaan keuangan
Milenial kian sadar akan pentingnya membuat perencanaan keuangan

Dalam ilmu psikologi, kepribadian manusia memang dapat digolongkan ke dalam beberapa kelompok. Seperti dipopulerkan Hippocrates dan Galenus, umumnya tipe kepribadian yang sering dipakai adalah koleris, melankolis, plegmatis, dan sanguinis.

Namun tahukah kamu kalau sebenarnya masih banyak lho tipe kepribadian yang perlu kamu ketahui agar dapat mengenal karakter dirimu lebih dalam lagi. Salah satunya melalui metode DISC. Metode ini dikembangkan oleh psikolog bernama William Moulton Marston.

Menurut William, karakter atau kepribadian manusia dapat dibagi ke dalam empat kategori, yakni Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance.

Secara spesifik, ternyata metode DISC ini juga bisa dipakai untuk mengenali kepribadian seseorang dalam hal pengelolaan keuangan. Hal ini diungkapkan oleh perencana keuangan ternama Prita Ghozie dalam webinar "Pengelolaan Keuangan untuk Teman Tuli" pada Rabu (23/9).

Nah kira-kira, kamu masuk kategori yang mana ya? Yuk, langsung simak ulasannya di bawah ini.

Dominance

Menurut Prita, orang-orang yang masuk kelompok dominance biasanya memiliki kemauan yang kuat dan susah diarahkan. Kamu yang memiliki tipe dominance cenderung sulit menahan keinginannya, sehingga biasanya termasuk orang yang boros

Kalau sudah mau suatu barang, ya harus dapat pokoknya. Enggak bisa diganggu-gugat lagi. Orang yang dominance enggak akan berhenti sebelum mendapatkan barang yang diinginkannya. Duh, enggak heran kalau tabunganmu cepat kering nih.

Influence

Bagaimana dengan kamu yang masuk kategori influence? Biasanya kamu yang berada di kelompok ini suka mempengaruhi orang lain. Kekurangannya adalah kamu juga gampang banget terpengaruh dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga, orang yang bertipe ini bisa dikatakan termasuk orang yang boros, lho.

Saat melihat teman-teman membeli sesuatu, orang bertipe influence cenderung ingin memilikinya juga. Padahal, belum tentu barang yang dibeli merupakan barang yang kamu butuhkan. "Yang penting punya juga, deh", mungkin itu yang ada di pikiranmu.

Steadiness

Pepatah Jawa "Alon-alon Sukur Kelakon" atau "Pelan-pelan Asal Selamat" merupakan gambaran yang tepat untuk kamu yang memiliki tipe kepribadian steadiness. Biasanya orang bertipe ini merupakan orang yang berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu.

Mau beli satu barang saja, pertimbangannya banyak banget. Cek sana-sini untuk bandingin harga barang yang ingin dibeli merupakan salah satu ciri pemilik kepribadian steadiness.

Makanya, orang yang memiliki kepribadian ini biasanya penuh perhitungan dan enggak gampang membelanjakan uangnya, lho. Kecuali memang barang yang dibeli memang dibutuhkan ya.

Compliance

Kamu yang memiliki kepribadian compliance merupakan orang yang patuh dan disiplin, termasuk juga dalam hal keuangan. Setelah membuat perencanaan keuangan, biasanya kamu sangat disiplin dalam menjalankannya hingga tujuan keuanganmu tercapai.

Makanya, kamu yang termasuk orang bertipe ini biasanya tidak mudah belanja sembarangan dan sangat hemat. Tapi, terkadang karena terlalu patuh sama rencana keuangan yang dibuat, kamu malah jadi pelit banget mengeluarkan uang meskipun untuk sesuatu yang bermanfaat untukmu.

Nah, untuk kamu yang cenderung boros, Prita menyarankan untuk membagi uangmu ke dalam beberapa rekening. Dengan cara tersebut, kamu dapat memisahkan uang yang sifatnya untuk tabungan dan investasi dengan uang yang bisa dibelanjakan. Jadi, saat kamu menerima gaji atau penghasilan, kamu bisa langsung memisahkannya sesuai pos yang telah dibuat.

Belum punya rekening lain? Langsung bikin aja yuk. Caranya gampang banget karena sekarang buka rekening bisa dilakukan secara online via aplikasi BCA mobile. Jadi, enggak perlu pergi ke bank lagi.

Cara buka rekening via BCA mobile.