5 Fakta Kenaikan PPN Jadi 11 Persen

Kenaikan PPN jadi 11 persen mendorong masyarakat untuk lebih peduli dengan perencanaan keuangan.
Kenaikan PPN jadi 11 persen mendorong masyarakat untuk lebih peduli dengan perencanaan keuangan.

Pemerintah sepakat akan menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen jadi 11 persen mulai April 2022 mendatang. Kenaikan ini menimbulkan asumsi bahwa harga-harga akan ikut naik.

Ada beberapa fakta penting yang perlu kamu ketahui soal kenaikan PPN 11 persen ini. Apa saja?

1. Dilakukan Bertahap

Terhitung mulai 1 April 2022 mendatang, tarif PPN 11 persen akan mulai berlaku selama kurang lebih dua tahun. Selanjutnya pada 1 Januari 2025, tarif PPN rencananya akan kembali naik jadi 12%.

2. Masih Sesuai Aturan

Berdasarkan UU Perpajakan, pemerintah bisa mengubah tarif PPN dengan ketentuan paling rendah 5 persen dan paling tinggi 15 persen. Pemerintah mengklaim, kenaikan PPN 11 dan 12 persen masih dalam range ketentuan yang berlaku.

3. Ada yang Dibebaskan dari tarif PPN

Pemerintah membebaskan tarif PPN atas sejumlah barang dan jasa seperti barang ekspor kena pajak berwujud, ekspor barang kena pajak tidak berwujud, dan ekspor jasa kena pajak.

4. Menganut Multitarif PPN

Indonesia akan menganut sistem multitarif PPN, yakni pengenaan tarif lebih tinggi untuk barang mewah dan pengenaan tarif lebih rendah untuk barang kebutuhan pokok.

Jadi untuk sembako dan beberapa jasa krusial seperti pendidikan dan kesehatan akan diberikan tarif PPN yang lebih rendah.

5. Insentif untuk Masyarakat Tidak Mampu

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan adanya kemungkinan pemberian insentif alias sama sekali tidak dipungut PPN untuk masyarakat tidak mampu.

Menkeu bilang dibandingkan China, Singapura, Filipina, dan Thailand, Indonesia adalah salah satu negara dengan begitu banyak pengecualian PPN.

Dengan adanya rencana kenaikan tarif PPN 11 persen ini, sudah semestinya kita semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan. Mulailah melatih diri untuk terbiasa hidup sederhana dan meninggalkan kebiasaan senang-senang tanpa perhitungan.

Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Coret keinginan yang tidak perlu, dan optimasi keahlian dan skill untuk mencari tambahan penghasilan.

Yuk siapkan rencana keuanganmu dari sekarang.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.