5 Faktor yang Bikin Gaji Tak Pernah Cukup

Ilustrasi
Ilustrasi

Pernahkah kamu merasa bahwa gaji selalu enggak cukup? Meski gaji atau penghasilanmu sudah meningkat, rasanya uang tetap habis begitu saja. Numpang lewat lah kalau kata orang-orang.

Jika mengalami masalah tersebut, kamu perlu banget lho meneliti di mana sumber dari permasalahan tersebut. Coba review kembali seluruh pengeluaranmu dan lihat hasilnya. Jangan-jangan, sumber dari masalah tersebut adalah karena kesalahanmu sendiri.

Maka dari itu, supaya kamu enggak terjebak dengan kesalahanmu sendiri, ada baiknya kamu mengetahui faktor-faktor yang membuat gajimu terasa kurang terus dan keuanganmu jadi tidak sehat. Apa saja?

Tidak memiliki target

"Ah, masih muda ini." Mungkin kata ini sering terucap saat ditanya soal target yang ingin dicapai. Tidak memiliki target dalam hidup merupakan kesalahan yang sangat fatal yang membuat keuanganmu jadi seret.

Kalau kamu enggak punya target atau tujuan yang ingin dicapai, kamu jadi lebih mudah menghamburkan uang karena merasa tidak memiliki beban. Efeknya, berapa pun penghasilanmu pasti akan tetap kurang.

Hidup demi gengsi

Banyak anak muda yang ingin mendapatkan pengakuan sosial sehingga lebih mengedepankan gengsinya. Nah, ini yang harus kamu hindari. Jangan karena ingin pamer kemewahan supaya diakui dan dikenal banyak orang, kamu jadi gengsi dan menerapkan gaya hidup hedonisme.

Terbiasa berutang

Saat ini banyak layanan pinjaman online hingga fasilitas paylater yang dapat dimanfaatkan dengan mudah. Namun, kemudahan tersebut jangan sampai disalahgunakan. Kebiasaan berutang hanya akan membuat keuanganmu terganggu nantinya.

Apalagi jika uang hasil pinjaman hanya dipakai untuk hal-hal yang bersifat konsumtif, dijamin keuanganmu semakin amburadul. Enggak mau kan kalau penghasilanmu nanti sebagian besar hanya habis untuk membayar utang?

Malas berinvestasi

Investasi dalam bentuk apa pun asalkan bisa menghasilkan keuntungan merupakan hal yang wajib kamu pertimbangkan.

Sayangnya, banyak anak muda yang masih enggan melirik investasi karena lebih mengedepankan hal-hal konsumtif. Ujung-ujungnya uang habis digunakan dan tak terlihat hasilnya. Enggak ada salahnya kok menyisihkan sebagian uangmu untuk investasi, karena nantinya investasi tersebut dapat menjadi salah satu penopang kesehatan keuanganmu.

Tidak punya tabungan

Tabungan itu penting. Bila perlu siapkan dua macam tabungan. Pertama, tabungan untuk target masa depan. Tabungan ini bisa digunakan untuk hal-hal yang sudah kamu rencanakan, seperti menikah, membeli rumah, biaya pendidikan anak, dan lainnya.

Kedua, tabungan untuk kondisi darurat. Dana darurat ini bisa kamu gunakan dalam kondisi mendesak atau saat ada pengeluaran dadakan. Misalnya untuk biaya berobat atau memperbaiki kendaraan yang rusak.

Menabung juga enggak usah dibikin ribet. Kamu bisa pilih produk Tahapan Berjangka dari BCA. Selain menawarkan suku bunga yang menarik, setoran bulanannya juga ringan banget. Hanya dengan Rp500 ribu per bulan saja kamu sudah memiliki Tahaka BCA.

Berani komit? Coba simulasikan di sini.