5 Kesalahan yang Membuat Kamu Makin Sulit Menabung

Menabung di celengan
Menabung di celengan

Banyak orang berjuang menabung demi memenuhi berbagai kebutuhan. Mereka sadar bahwa menabung itu penting untuk mempersiapkan rencana jangka panjang.

Sayangnya, menabung ternyata lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Selalu ada saja hal yang membuat kita merasa sulit untuk memulai atau melanjutkan menabung.

Ditambah lagi, kita juga kerap melakukan kesalahan-kesalahan yang membuat menabung jadi makin sulit dilakukan. Nah, kesalahan apa saja yang dimaksud?

Simak yuk 5 kesalahan orang jadi susah menabung yang dikumpulkan akun Instagram @smartmoney_co lewat IG Story, beberapa waktu lalu.

Menunda-nunda

Kesalahan ini dapat menjadi salah satu faktor yang membuat tujuan jangka panjangmu tidak dapat tercapai. "Ah, masih lama ini, nabungnya nanti aja", pikiran tersebut harus kamu singkirkan. Menabung sejak dini akan membuat jalanmu lebih ringan ke depannya, lho. Yuk, mulai nabung sekarang juga walau nilainya sedikit. Karena dikit-dikit nanti jadi bukit juga kok.

Tidak Memiliki Target

Menabung memang baik, tapi kalau enggak pasang target, tujuan atau impianmu akan sulit dicapai, lho. Cobalah untuk memasang target, tapi jangan muluk-muluk, tetap realistis saja.

Misalnya, kamu berencana memiliki tabungan dana darurat sebesar 6x pengeluaran rutin. Kalau rata-rata pengeluaranmu Rp5 juta per bulan, maka kamu harus mengumpulkan total Rp30 juta. Dengan memiliki target yang jelas seperti ini, kamu jadi lebih mudah menabung dan akan semakin termotivasi untuk mencapainya. Cobain deh kalau enggak percaya.

Tidak Konsisten

Untuk jangka pendek maupun jangka panjang, konsistensi lebih dibutuhkan ketimbang besarnya nilai yang ditabung. Percuma kalau bulan ini kamu menabung dengan jumlah cukup besar, tapi untuk tiga bulan ke depan kamu tidak menabung sama sekali.

Lebih baik, kamu menabung secara rutin setiap bulan meskipun nilainya tidak besar. Dengan membiasakan diri untuk konsisten, maka menabung akan jadi lebih mudah, lho. Saat kamu menerima penghasilan, secara otomatis kamu akan langsung memisahkannya sebagian untuk tabungan.

Menabung Dijadikan Beban

Nah, ini nih yang paling sering terjadi terutama di kalangan anak muda. Menabung itu cuma dianggap sebagai beban, sehingga rasanya berat banget untuk menyisihkan sedikit penghasilan. Ujung-ujungnya, rencana menabung pun gagal karena uangnya dipakai untuk hal lain. Tanamkan dalam dirimu bahwa kamu enggak akan rugi sama sekali, karena yang akan menikmati hasilnya nanti dirimu sendiri kok.

Tidak Memisahkan Tabungan

Sama seperti bisnis, keuangan personal pun harus dipisahkan sesuai peruntukkannya ya. Pisahkan tabungan dari rekening sehari-hari yang kamu pakai, sehingga kamu tidak akan tergoda untuk menghabiskannya.

Memiliki rekening lebih dari satu ternyata sudah mulai banyak diterapkan banyak orang. Hal itu terungkap dari hasil riset yang pernah dilakukan Inside ID.

Hasil riset dari 600-an responden menunjukkan setidaknya 7 dari 10 orang atau kurang lebih 68% responden memiliki lebih dari satu rekening bank.

Berdasarkan hasil riset, alasan utama yang mendasari keinginan masyarakat memiliki banyak rekening adalah untuk pemisahan rekening pribadi dengan rekening penerimaan gaji (39%). Alasan berikutnya adalah untuk memisahkan rekening pribadi dengan rekening bisnis (26%). Dengan rekening terpisah, mengatur keuangan jadi lebih mudah.

Butuh rekening baru? Tenang, buka rekening baru sekarang gampang banget. Tak perlu datang ke bank, cukup lewat HP saja secara online. Yuk, buka rekening baru.

Cara Buka Rekening Baru Lewat HP.