Amit-amit Dompet Kosong, Ini Cara Mengatasinya

Ilustrasi
Ilustrasi

Jangan pernah membiarkan dompet kosong. Sebab jika kamu sering melakukannya, tak menutup kemungkinan akan jadi kebiasaan. Duh, amit-amit deh ya. Apalagi kalau sampai enggak bisa menabung atau investasi gara-gara hal itu. Please, jangan sampai terjadi.

Ada banyak hal yang mempengaruhi kondisi dompet seseorang. Kira-kira apa saja sih? Coba simak beberapa penyebab berikut ini.

Inflasi

Inflasi merupakan kondisi di mana harga barang naik tiap suatu periode. Bila penghasilanmu hanya naik sedikit (atau tidak naik sama sekali), sedangkan harga barang dan jasa naik terus tiap tahun, maka gajimu akan terus tergerus untuk menutupi kenaikan harga tersebut.

Akibatnya, gaji tak akan bisa menutupi pengeluaran. Dompet pun berpotensi kosong, tinggal menyisakan kartu identitas dan foto kekasihmu saja. Pahit.

Besar Pasak dari Tiang

Penyebab yang kedua ini mungkin banyak korbannya. Di awal gajian, kamu mungkin sudah membayangkan berbagai pengeluaran, termasuk alokasi untuk menabung.

Bila tak menabung di awal saat menerima gaji, pengeluaran bisa terus terjadi dan uang jadi tak cukup. Akhirnya bukannya menabung atau investasi, yang ada malah utang, utang, dan utang.

Tak Ada Rencana Keuangan

Penyebab yang ketiga ini juga banyak korbannya. Indikasinya mudah teridentifikasi. Coba lihat, kalau kamu sudah menabung namun masih tetap tak cukup, artinya pengeluaranmu perlu lebih diatur. Jadi buatlah perencanaan anggaran untuk sebulan dan usahakan mengikutinya. Catat tiap pengeluaran dan buat alokasi yang sesuai.

Gaji Kekecilan

Kalau soal ini masih bisa diperdebatkan sih. Namun tak ada salahnya juga untuk pikir baik-baik dan lakukan riset soal gaji di posisimu. Bila ternyata ada di bawah standar, coba negosiasi ulang gajimu atau cari pekerjaan lain yang memberi standar gaji lebih layak.

Namun apabila sebenarnya gajimu sesuai dengan standar, berarti permasalahannya ada di gaya hidupmu. Sekarang menabung dan berinvestasi dengan gaji kecil sangat memungkinkan kok.

Salah satu caranya adalah memisahkan rekening tabungan dan rekening untuk operasionalmu. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui berapa dana yang bisa digunakan dalam sebulan dan tidak punya alasan untuk mengganggu tabungan. Setiap kali sehabis gajian, transfer sebagian uang ke rekening tabungan untuk memudahkan mengelola uang untuk operasional.

Ada baiknya untuk tidak membawa kartu ATM atau buku tabunganmu. Hal ini untuk mencegah niat untuk menggunakannya sewaktu-waktu.

Perlu kita ingat juga kedisiplinan dan konsistensi akan sangat mempengaruhi keberhasilan dalam mengelola keuangan. Jika kita konsisten dan disiplin melakukan tips di atas, sudah pasti dalam waktu satu tahun akan memiliki tabungan yang cukup besar.

Kamu bisa juga memanfaatkan Tahapan Berjangka atau Deposito Berjangka untuk mengaplikasikan tips ini. Klik tautan yang bercetak tebal di atas ya.