Cara Ampuh Hadapi Pasangan yang Boros

Komitmen itu perlu.
Komitmen itu perlu.

Banyak yang bilang kalau cinta itu harus menerima pasangan apa adanya. Tapi kalau soal keuangan? Yakin rela kalau pasangan kamu boros?

Memiliki pasangan yang boros tentu jangan dibiarkan. Sebab bisa-bisa nanti jadi sumber masalah.

Ini penting, terutama untuk kamu yang belum menikah. Jangan cuma karena masih pacaran lalu enggak mau kelihatan melarang-larang. Ingat, ini demi kebaikan berdua sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Lalu, bagaimana cara menghadapinya? Simak yuk: 3 Cara Mengatasi Pasangan yang Boros.

1. Diskusi Kebutuhan

Ajak diskusi benarkah gaya hidup konsumtif dan kebiasaan boros itu tidak baik untuk masa depan. Bumbui diskusi dengan pemahaman bahwa kebutuhan setelah menikah itu banyak banget. Ada biaya melahirkan, dana pendidikan anak, dan lain-lain.

2. Berikan Pemahaman Soal Keuangan

Berikan informasi yang cukup soal prinsip dasar keuangan seperti porsi menabung yang ideal, pentingnya dana darurat, rasio utang yang sehat, hingga pilihan investasi yang cocok untuk jangka panjang.

Jika perlu, ajak dia ikut kelas atau seminar tentang perencanaan keuangan untuk keluarga muda. Mungkin ketika dijelaskan oleh orang yang lebih ahli, pasangan akan lebih bisa mengerti konsep dasar tentang pengelolaan keuangan yang baik.

3. Buat Tujuan Keuangan Bersama

Buatlah tujuan keuangan jangka pendek seperti mempersiapkan biaya pernikahan, biaya bulan madu, atau liburan akhir tahun. Sedangkan untuk jangka panjang, kalian bisa merencanakan pembelian rumah, investasi, atau dana pendidikan anak.

Beberapa pasangan bahkan ada yang membuat rekening khusus untuk memenuhi tujuan keuangan tersebut. Namun ya tentu saja harus mantap dulu keyakinan keduanya. Jangan sampai putus di tengah perjuangan.

Itu tadi 3 cara simpel yang bisa kamu terapkan sama pasangan yang boros. Yuk buka rekening baru. Tinggal lewat HP kok.

Klik caranya di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.