Cara Membuat Biaya Lamaran Terasa Ringan

melamar
melamar

Setiap tahapan kehidupan mempunyai tantangannya sendiri. Salah satunya, ketika memutuskan untuk menikah. Sebelum memasuki proses pernikahan, seseorang harus melalui proses melamar. Sayangnya, biaya lamaran tidaklah murah.

Karenanya, harus ada perencanaan yang matang agar tidak merepotkan orang tua. Umumnya, untuk proses lamaran, pihak pria akan mendatangi pihak wanita. Bila kamu punya keluarga besar, hal pertama yang harus kamu siapkan adalah transportasi.

Kemudian, mahar tidak boleh ketinggalan. Untuk keperluan ini, terserah pada kamu. Setidaknya, kamu bisa menyiapkan Rp2,5 juta untuk kebutuhan ini. Selanjutnya, siapkan pula cincin kawin.

Harga cincin pun tidak murah, apalagi kamu harus membeli sepasang ditambah perhiasan lainnya. Katakan, untuk cincin kamu butuh Rp5 juta dan Rp5 juta untuk perhiasaan seperti kalung atau anting.

Jangan lupa, seserahan juga harus kamu pikirkan. Seserahan biasanya meliputi tas, sepatu, baju, toiletries, kosmetik, kebaya sampai pakaian dalam. Siapkan biaya kurang lebih Rp5 juta.

Terakhir, jangan lupa menyumbang biaya pernikahan pada keluarga wanita, karena biasanya resepsi diselenggarakan oleh pihak wanita. Besar sumbangan memang tidak ada batas nominal, dan tergantung seperti apa resepsi yang kamu inginkan bersama calon istri.

Sebut saja angka Rp15 juta. Secara hitungan kasar, keseluruhan biaya untuk lamaran dengan perhitungan di atas minimal Rp32,5 juta. Namun ingat, hitungan biaya tersebut tidak bersifat pasti, bisa lebih mahal maupun murah, tergantung kebutuhanmu dan calon istri.

Jadi, hitung kembali sesuai kebutuhan. Nah, agar tidak terasa memberatkan, proses menabung harus kamu lakukan jauh-jauh hari untuk memenuhi biaya lamaran. Salah satu produk perbankan yang bisa kamu manfaatkan adalah Tahapan Berjangka.

Kalau kamu sudah menentukan tanggal pelaksanaan lamaran tersebut, segera ambil keputusan #beranikomit menabung di Tahapan Berjangka dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Tahapan Berjangka BCA akan membantumu disiplin dalam menabung.

Kamu cukup memilih tenor sesuai dengan kebutuhan dan proyeksi yang sudah kamu buat. Kamu juga bisa berkomitmen untuk mengisi tabungan itu bersama dengan calon istrimu. Setelah selesai urusan ini, jangan lupa, perjalanan kalian masih jauh di depan setelah pernikahan.

Jadi, pikirkan juga untuk kebutuhan masa depan paska pernikahan.

Semoga membantu.

MORE FROM MY SITE