Cashless Lagi-lagi Jadi Solusi Keuangan di Era New Normal

Ilustrasi
Ilustrasi

Sejak WHO menetapkan pandemi, kehidupan seakan berubah. Manusia dipaksa untuk beradaptasi secara bertahap. Sebab jika hanya diam, maka waktu yang akan menjawab berapa lama ia mampu bertahan.

Adaptasi sendiri bukan cuma soal menjaga kesehatan. Tapi juga menjaga keuangan. Sebab seperti kita tahu, sektor ekonomi memang jadi sektor yang paling terdampak.

Mereka yang punya kekuatan dan strategi finansial yang baik bakal bisa bertahan lebih lama dari yang mereka yang sekadar punya uang tapi tidak diatur dengan bijak.

Itulah kenapa berulang-ulang kita diingatkan untuk menabung dan berinvestasi. Sebab ya seperti yang kita rasakan sekarang, enggak ada satu pun orang di dunia ini yang tahu persis apa yang akan terjadi di masa depan nanti.

Nah, sekarang mumpung masih ada uangnya, yuk atur ulang strategi keuangan kita. Buatlah perencanaan yang sesuai dengan kondisi pandemi seperti sekarang.

Dilansir Mypf, seenggaknya ada lima strategi finansial yang cocok untuk memulai masa new normal. Apa saja sih?

Pertama, tinjau kembali kondisi keuanganmu. Di era new normal atau kenormalan baru ini mungkin saja pengeluaranmu akan bertambah, sedangkan pendapatan tetap atau bahkan berkurang. Ini saatnya kamu melakukan review semua pengeluaran rutin dan memangkas bagian-bagian yang tidak penting.

Kedua, pisahkan kebutuhan dan keinginan. Cara ini bisa dikatakan sudah umum diketahui banyak orang, tapi faktanya tidak banyak yang bisa mempraktikkannya. Dengan memisahkan keduanya, kamu jadi tahu barang apa yang benar-benar kamu butuhkan saat ini sehingga kamu bisa lebih bijak menggunakan uangmu.

Ketiga, jangan berhenti mengumpulkan dana darurat. Meskipun pendapatanmu berkurang karena dampak pandemi, jangan sampai kamu berhenti mengumpulkan dana darurat. Pandemi yang belum berakhir, membuat kamu harus tetap waspada terhadap apa yang akan terjadi nanti. Di saat sulit nanti, dana darurat yang akan jadi penyelamatmu.

Keempat, cari penghasilan tambahan. Saat pengeluaranmu semakin bertambah di era kenormalan baru, kamu bisa menyeimbangkannya dengan mencari penghasilan tambahan. Kamu bisa mencoba bisnis frozen food yang sedang tren di tengah pandemi.

Nah, tips kelima ini paling menarik. Alihkan uang tunai ke digital. Mungkin kamu akan bertanya-tanya kok bisa cashless jadi solusi finansial di era new normal?

Begini, ada banyak keuntungan yang bisa kita rasakan dari cashless.

1. Tercatat

Dengan digital, minimal kita bisa mengetahui arus kas di keuangan kita. Kita bahkan bisa membatasi pengeluaran dengan kontrol e-banking.

2. Promo

Kebanyakan promo-promo yang diberikan menggunakan pembayaran nontunai. Masa iya promo kamu lewatkan?

3. Mengurangi Potensi Penularan COVID-19

Tak ada penelitian yang mengungkapkan uang kertas bisa menyebarkan COVID-19. Namun yang jelas virus SARS CoV2 penyebab COVID-19 bisa menular lewat droplet atau percikan cairan dari batuk, bersin, dan semacamnya.

Nah, masalahnya kita tidak tahu apakah benda di sekitar kita aman dari percikan cairan tadi. Itulah mengapa kita sangat dianjurkan untuk selalu mencuci tangan.

Namun tak ada salahnya juga untuk beralih ke cashless. Lagian dengan cashless, pembayaran jadi lebih simpel. Kamu enggak perlu keluar rumah. Tinggal gunakan BCA mobile, semua bisa kamu lakukan.

Klik di sini untuk tahu apa yang bisa dilakukan BCA mobile.

Kalaupun lagi di luar rumah, fitur pembayaran nontunai sekarang ada banyak kok. Kamu juga bisa memanfaatkan pembayaran dengan QRIS (QR Code Indonesia Standar).

Tinggal buka BCA mobile atau Sakuku dari ponsel kamu, scan QRIS, pembayaran selesai deh. Dan yang lebih penting lagi, banyak promonya.

Cek di tautan ini biar tahu apa itu QRIS dan lagi ada promo apa saja.

Benar juga ya, cashless di era new normal sepertinya memang jadi strategi keuangan yang jitu. Sudah beralih ke cashless?