Hah? 66 Persen Milenial Hidup dari Gaji ke Gaji?

Jangan sampai seperti ini
Jangan sampai seperti ini

Berapa lama gaji kamu bisa bertahan? Tiga bulan? Dua bulan? Sebulan? Faktanya, sebuah survei menunjukkan 66 persen milenial hidup dari gaji ke gaji. Duh!

Parahnya lagi, hampir 5 persen kerap kekurangan, alias “tak cukup hingga waktu gajian berikutnya”. Sedangkan sisanya mengaku stabil secara finansial, meski sesekali juga mengalami kendala.

Dilansir CNBC, survei bertajuk Modern Wealth yang dilakukan oleh Charles Schwab ini dilakukan sebelum pandemi. Respondennya adalah 380 milenial berusia 23-38 tahun.

Disebutkan bahwa milenial menghabiskan rata-rata 478 dollar AS per bulan atau sekitar Rp6,7 juta hanya untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu-perlu amat seperti nongkrong, belanja barang mewah, atau memaksakan liburan.

“Aneh, mereka hidup dari gaji ke gaji. Mereka mengeluh tapi gaya hidupnya berlebihan,” kata Perencana Keuangan, Farnoosh Torabi. “Ketika kehidupan keuangan berantakan, besar kemungkinan karena gaya hidup yang berlebihan,” imbuhnya.

Wahai kawula muda, yuk jangan sampai kita hidup dari gaji ke gaji lagi. Apalagi kalau sampai lupa menabung dan investasi.

Ingat, rumah makin mahal, biaya-biaya akan terus naik. Termasuk biaya pendidikan anak-anakmu nanti.

Kalau susah komit nabung, pakai Tahapan Berjangka di BCA saja. Soalnya Tahapan Berjangka menggunakan sistem autodebet. Kamu bisa jadi lebih disiplin menabung tanpa takut tergoda gaya hidup.

Buka Tahapan Berjangka sekarang. Enggak perlu ke cabang, cukup lewat ponsel saja.

Klik caranya di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.