Jangan Tunda Lagi, Transformasi Bisnis ke Digital Sekarang Juga

Digital transformation
Digital transformation

Lembaga riset Nielsen mengatakan tidak kurang dari 95 persen masyarakat Indonesia lebih suka makanan siap santap. Dari angka tersebut, 58 persen di antaranya memilih memesan makanan menggunakan aplikasi pesan-antar.

Riset berjudul "Understanding Indonesia's Online Food Delivery Market" itu melibatkan 1.000 responden yang tersebar di tujuh kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Balikpapan, dan Medan. Rata-rata usia respondennya berkisar antara 18-45 tahun.

Dari situ, sebenarnya kita bisa menarik kesimpulan bahwa generasi milenial semakin menyukai berbelanja dari rumah. Berkembangnya layanan transaksi digital, membuat mereka merasa lebih nyaman dan aman untuk pesan online.

Tak cuma makanan, hasil survei Global Consumer Insights 2020 PricewaterhouseCoopers (PwC) bertajuk "Before and After the Covid-19 Outbreak", juga menunjukkan ada peningkatan belanja online pada produk lain. Misalnya, produk kesehatan 77 persen, hiburan dan media 54 persen, bahkan perlengkapan rumah tangga juga naik 32 persen. Sementara peningkatan milenial belanja online untuk produk makanan mencapai 67 persen.

Intinya data tersebut menunjukkan bahwa saat ini penggunaan transaksi digital sudah semakin diminati. Terlebih dengan adanya pandemi dan aturan pembatasan jarak sosial.

Nah, untuk kamu para pelaku usaha, berarti sudah waktunya transformasi bisnis ke digital, lho. Ya minimal untuk layanan pembayarannya dulu deh.

Sekarang merupakan waktu yang tepat untuk mulai beralih ke digital. Menunda transformasi hanya akan membuat para pesaingmu melangkah lebih maju.

Transformasi ke digital enggak ada salahnya kok. Malahan ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan, seperti dilansir dari medium berikut ini.

Meningkatkan kepuasan pelanggan

Dengan mentransformasi bisnismu ke dunia digital, kamu dapat meningkatkan kepuasan para pelangganmu. Kamu juga dapat melayani pelanggan dengan lebih cepat, sehingga transaksi dapat berlangsung lebih cepat dari sebelumnya.

Selain itu, pelanggan akan mendapatkan pengalaman bertransaksi yang lebih konsisten melalui platform digital. Berbeda dengan transaksi secara offline, pelanggan bisa saja mendapat pengalaman dan pelayanan yang berbeda antara transaksi yang satu dengan yang lain. Pengalaman yang lebih konsisten ini dapat meningkatkan loyalitas pelanggan juga, lho.

Memudahkan pengumpulan data dan analisis

Saat bisnismu beralih ke digital, kamu akan lebih mudah dalam proses pengumpulan data untuk kepentingan analisis. Coba deh kamu membayangkannya seperti ini.

Misalnya, setiap bulan kamu menerima ribuan transaksi. Ketimbang mengumpulkan data fisik hingga ribuan lembar, akan lebih mudah mengumpulan data digital melalui sistem yang sudah dibuat, kan?

Cara ini dapat menghemat waktu dan memudahkan proses analisis data untuk kemajuan bisnismu, sehingga proses pengambilan keputusan juga bisa dilakukan lebih cepat, lho.

Menjangkau lebih banyak konsumen

Bukan rahasia lagi jika dunia digital merupakan dunia yang sangat luas dan bisa dibilang tanpa batas. Berkat bantuan teknologi digital, kamu dapat membuat bisnismu lebih dikenal banyak orang dan menjangkau lebih banyak konsumen.

Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bagi bisnismu. Pasalnya, semakin bisnismu dikenal luas dan semakin banyak konsumen yang dijangkau, maka penjualanmu akan semakin meningkat juga. Ujung-ujungnya profitmu akan meroket deh.

Selanjutnya, pastikan pengelolaan keuangan bisnismu juga serba digital. Biar gampang, manfaatkan saja KlikBCA Bisnis.

Layanan tersebut akan memudahkanmu dalam memantau dan mengatur arus keluar masuk uangmu dengan lebih praktis. Fitur-fiturnya juga lengkap, mulai dari pengecekan saldo, rekening koran, pembayaran tagihan, multi auto-transfer, bayar e-billing pajak juga, dan banyak lagi.

Cari tahu fitur-fitur KlikBCA bisnis di sini.

Yuk, cari tahu lebih jauh tentang KlikBCA Bisnis di sini.