Kata Siapa Gaji UMR Tak Bisa Investasi Saham?

Menyiasati gaji untuk investasi
Menyiasati gaji untuk investasi

Gaji kamu masih berkisar UMR? Bukan berarti kamu tidak bisa berinvestasi. Ada banyak pilihan untuk tetap melakukannya. Pastinya, semua bisa membuatmu menuju mapan.

Salah satu yang bisa kamu pertimbangkan adalah investasi saham. Tidak yakin? Itu berarti kamu masih terjebak dalam mindset lama.

Investasi saham memang dikenal sebagai salah satu instrumen dengan risiko yang besar. Tapi juga bisa memberikan keuntungan besar. Orang mengenalnya dengan Istilah high return-high risk. Rupanya justru istilah yang membuat banyak orang jadi ragu untuk terjun ke produk investasi saham.

Namun bukan berarti juga pemula tak boleh berinvestasi saham. Kamu bisa saja memulainya dengan membeli saham-saham bluechip yang memang dikenal lebih stabil dan likuid. Untuk yang satu ini biasanya risiko kerugiannya lebih kecil.

Butuh modal besar? Tidak juga kok. Itu mindset lama. Sebab sekarang, kamu sudah bisa berinvestasi saham hanya bermodalkan ratusan ribu rupiah.

Kamu harus mengetahui terlebih dahulu berapa bujet yang harus dikeluarkan untuk berinvestasi. Jadi jangan sampai semata-mata karena tergiur keuntungan, kebutuhan pokok kamu malah terbengkalai.

Hal pertama yang dilakukan adalah memenuhi kebutuhan pokok. Biasanya, 50 persen penghasilanmu akan terkuras.

Hitung-hitungannya begini, jika gaji UMR Jakarta 2019 adalah Rp3,9 juta, berarti pengeluaran untuk kebutuhan pokok selama satu bulan berkisar di Rp1.950.000.

Kemudian yang kedua adalah memenuhi semua pos pengeluaran, seperti utang, asuransi dan tabungan. Katakanlah besarannya 30 persen dari pendapatan. Ini berarti 30 persen dari Rp3,9 juta adalah Rp1.170.000. Lalu alokasikanlah untuk investasi sebesar 10 persen, yakni Rp390 ribu.

Sampai di sini, total pengeluaranmu setiap bulan berarti sebesar Rp3.510.000. Sisa uang yang kamu miliki yakni Rp390 ribu. Sebesar itulah sisa uang yang bisa kamu gunakan untuk memenuhi gaya hidup.

Nah, itulah gambaran untuk kamu yang bergaji UMR. Selanjutnya, tanamkan keyakinan seperti kata pepatah: berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Susah sekarang dan menikmati masa depan juga cerminan yang banyak dilakukan orang-orang sukses.