Kenapa Selama Puasa Keuangan Justru Malah Lebih Boros?

Tips keuangan saat Ramadan
Tips keuangan saat Ramadan

Sejatinya, frekuensi makan dan minum yang berkurang drastis selama Ramadan seharusnya bisa membantumu untuk memperbaiki kualitas tubuh dan juga keuangan. Namun sayang, justru sebagian besar orang merasa ketika Ramadan keuangan mereka malah kebobolan.

Kondisi keuangan yang berantakan saat Ramadan sebenarnya harus menjadi bahan evaluasi setiap pribadi. Tanpa disadari, atas nama menjalin kembali silaturahmi dengan kerabat, buka bersama kerap menjadi sumber kebocoran keuangan yang membuatmu keteteran. Apakah kamu juga salah satu yang mengalaminya?

“Ramadan sebenarnya, ‘kan, bukan momen sekali seumur hidup. Kita selalu merayakan Ramadan setiap tahun. Nah, harusnya momen ini sudah kita antisipasi dan kita sudah melakukan persiapan. Bahkan, dari tahun sebelumnya supaya nggak ada lagi yang namanya bocor halus keuangan,” papar Stanley Christian, Independent Financial Planner kepada Smart Money.

Undangan bukan puasa yang berjejer selama Ramadan, mulai dari kawan-kawan saat masa sekolah hingga kuliah dan teman kerja di kantor pasti menjejali agendamu. “Buka bersama bareng teman-teman yang nggak dikontrol adalah contoh nyata bocor keuangan selama Ramadan. Supaya acara buka bersama nggak mengganggu, kamu harus menganggarkan biayanya. Semua harus ada porsinya. Jangan sampai THR dan gaji kamu habis buat makan semua,” jelas Stanley.

Belum lagi, ketika acara buka bersama diadakan di pusat perbelanjaan, berbagai jajanan juga tampak tidak kalah menggiurkan. Tidak peduli perut sudah kenyang makan, seringkali lapar mata karena melihat jajanan makanan lain membuatmu melakukan pembelian impulsif.

Bisa saja kamu sudah menganggarkan bujet untuk buka puasa bersama, tapi, bagaimana dengan pengeluaran tambahan setelahnya? Mulai dari jajan makanan atau mungkin tergiur promo baju selama Ramadan. Lantas, seperti apa sebaiknya kita menyiasati anggaran untuk buka puasa bersama?

“Kalau melihat cashflow bulanan, tanpa mau mengandalkan THR, kamu bisa menyisakan sekitar 10% dari gaji bulanan untuk Ramadan tahun depan supaya anggaran Ramadan dan Lebaran tahun depan nggak mengganggu keuangan bulananmu. Memang sebaiknya keperluan untuk Ramadan disiapkan pada tahun sebelumnya, terutama buat kamu yang harus pulang kampung,” jelas Stanley.