Kenapa Seorang Entrepreneur Butuh Asuransi Jiwa?

Ilustrasi
Ilustrasi

Saat memulai menjadi seorang pebisnis, tahukah kamu kalau wajib memproteksi diri dengan asuransi jiwa? Apalagi kalau kamu punya tanggungan, tentu asuransi jiwa menjadi sangat penting.

Menjadi pebisnis berbeda dengan menjadi karyawan. Sebagai pegawai, kamu mungkin mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan dari kantor.

Tapi sebagai seorang entrepreneur, kamulah yang harus menyiapkan secara mandiri asuransinya. Nah, asuransi jiwa menjadi pilihan tepat bagi seorang pebisnis.

Begini. Asuransi jiwa mempunyai beragam manfaat. Kamu bisa melunasi utang bisnis, meski, maaf, sudah meninggal. Dengan demikian, kamu tidak perlu membebani orang lain.

Selain itu, kamu juga bisa menjamin kehidupan keluarga setelah kamu meninggal. Jadi, kamu bisa menjalankan bisnis tanpa terbebani masalah yang bakal menimpa di masa depan.

Memilih asuransi jiwa pun tidak bisa asal-asalan. Kamu harus melihat seksama tawaran-tawaran yang diberikan perusahaan asuransi. Kamu juga harus melihat kondisi keuanganmu.

Nah, berikut ini tips-tips yang bisa kamu lakukan sebelum memilih asuransi jiwa yang tepat.

Pilih asuransi sesuai dengan kebutuhan

Pertama-tama, kamu harus mendata kebutuhan yang harus kamu lindungi sebelum memilih asuransi jiwa. Hal ini dilakukan agar kamu tidak salah pilih.

Sebagai pebisnis, kamu bisa membeli asuransi jiwa dengan nilai pertanggungannya dapat memenuhi kebutuhan keluarga selama sebulan. Kamu juga bisa pilih asuransi jiwa yang bisa mengover urusan bisnis, misalnya soal utang-piutang.

Pilih asuransi sesuai dengan kondisi keuangan

Sesuaikan nilai premi yang harus kamu bayar dengan kondisi keuanganmu. Umumnya, nilai premi yang harus dibayar dalam rentang 10-15% dari pendapatan per bulan.

Sistem mencicil ini bisa kamu pakai bila kamu masih membangun bisnis dari awal. Dengan demikian, besaran bayaran premi tidak akan mengganggu arus kas bisnismu.

Pastikan proses klaim mudah

Kamu harus memastikan perusahaan penyedia asuransi jiwa menerapkan proses klaim yang mudah dan tidak menerapkan aturan berbelit. Hal ini bisa memudahkan ahli waris dalam mengajukan klaim asuransi.

Pilih perusahaan asuransi yang sehat

Salah memilih perusahaan asuransi bisa membuat proses klaim jadi susah. Apalagi, bila perusahaan tersebut dalam kondisi tidak sehat, bisa-bisa perusahaan asuransi tidak bisa membayar klaim asuransimu.

Agar tidak salah, kamu bisa melihat laporan keuangan tahunan perusahaan asuransi. Cek penempatan dana polis di instrumen investasi yang dilakukan perusahaan asuransi. Pastikan kondisi perusahaan asuransi yang kamu pilih sehat sehingga saat melakukan klaim tidak terjadi masalah.

Kamu bisa memilih asuransi dari BCA. Sebagai bank papan atas, BCA bekerja sama dengan perusahaan mitra asuransi seperti AIA untuk memenuhi perlindungan nasabah BCA.

Untuk informasi lebih detail, kamu bisa klik tautan ini. Banyak ragam produk asuransi yang ditawarkan, kamu bisa pilih sendiri sesuai kebutuhanmu.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.