Ketahui Keuntungan KPR dengan Bunga Mengambang & Tetap

Ketahui Keuntungan KPR dengan Bunga Mengambang & Tetap
Ketahui Keuntungan KPR dengan Bunga Mengambang & Tetap

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi pilihan banyak orang kala melakukan pembelian rumah. Terlebih, dana yang tersedia tak memungkinkanmu membeli rumah secara tunai. Dalam KPR, tentu jumlah yang harus kamu bayar adalah, cicilan plus bunga.

Bunga KPR pun terbilang cukup tinggi, dan akan terus naik tiap tahunnya. Bunga KPR ada dua jenis, yakni bunga tetap dan mengambang. Pernah bertanya, jenis suku bunga mana yang bisa memberi keuntungan lebih? Mari cari tahu.

Suku Bunga Tetap (Flat)

Suku bunga ini menggunakan sistem perhitungan yang mengacu pada pokok utang di awal pembayaran. Pada sistem bunga ini, antara porsi dan pokok yang ada dalam angsuran bulanan akan tetap sama, tidak berubah hingga jangka waktu pinjaman selesai.

Keuntungannya, dengan tingkat bunga tetap, maka keuntungan sebagai nasabahnya adalah adanya kepastian nominal angsuran yang harus dibayar. Angsurannya akan berjumlah sama dari bulan ke bulan hingga akhir masa kredit.

Selain itu, seandainya nasabah punya cukup uang dan melunasi cicilan di tengah masa pinjaman, nasabah tak akan dikenakan biaya penalti. Jenis ini cocok untuk kamu yang tak ingin terlalu ambil risiko.

Kelemahannya, sistem bunga tetap ini memiliki nilai angsuran sedikit lebih tinggi dibanding suku bunga mengambang. Kelemahan lainnya, saat terjadi penurunan suku bunga, nasabah tak bisa ikut merasakan keuntungan dari turunnya tingkat suku bunga.

Suku Bunga Mengambang (Floating)

Tingkat suku bunga ini tergantung suku bunga di pasar. Adanya pergerakan suku bunga di pasar akan berpengaruh pada jenis suku bunga mengambang. Keunggulan sekaligus kelemahannya adalah, jika suku bunga di pasar sedang naik, bunga kredit mengambang ikut naik, begitu juga sebaliknya.

Misalnya, di awal suku bunga yang disepakati adalah 12%, maka selama jangka waktu kredit, suku bunga bisa turun menjadi 10% atau bahkan naik menjadi 15%. Risiko yang ditanggung nasabah adalah, pembayaran cicilan bulanan KPR akan berbeda-beda tergantung suku bunga terkait.

Untuk itu, kamu harus teliti sebelum memutuskan memilih bunga KPR. kamu harus benar-benar mengerti kondisi keuangan diri sendiri. Hindari salah paham dalam memenuhi pembayaran pokok dan bunga kredit bank.

Jangan memaksakan diri memilih suku bunga yang relatif tinggi jika keadaan keuangan belum maksimal. Teliti terlebih dulu sebelum mengambil KPR.

Semoga bermanfaat.