Kiat Agar Belanja di Luar Negeri Bisa Tetap Hemat

belanja
belanja

Buat kamu yang punya hobi pelesir ke luar negeri, tentu kegiatan belanja hampir tak bisa dipisahkan. Apalagi, kamu memang sedang mengincar suatu barang yang kemungkinan tidak masuk di Indonesia.

Tentu, hobi ini tidaklah mudah. Namun jangan khawatir, ada cara agar hobi ini tetap terkendali. Salah satu trik yang bisa kamu coba adalah dari sisi alat bayar yang kamu gunakan.

Ketika belanja di toko di luar negeri, kamu memilih membayar menggunakan kartu kredit atau mata uang setempat? Pilihan yang tepat adalah mata uang lokal.

"Pendeknya, pilih pembayaran dengan mata uang lokal. Bila tidak, kamu akan menerima biaya tambahan untuk konversi uang yang berkisar 3%-3,5%. Mungkin terlihat kecil, namun bisa makin besar ke depannya," ujar Digital Nomad Geoff Morrison seperti dikutip Forbes.

Biaya Konversi

Bila kamu membayar menggunakan rupiah atau dolar Amerika Serikat, kamu akan membayar lebih mahal. Sebab, pihak toko akan memberikan biaya tambahan atas 'layanan' yang mereka berikan padamu.

"Biaya 3% bisa merepotkan, namun tergantung harga barang yang kamu beli," katanya.

Nilai Tukar yang Merugikan

Selain biaya konversi, kemungkinan besar kamu akan mendapat nilai tukar termahal yang bisa kamu dapatkan. Bank pun tidak bisa memberikan kepastian, mungkin kamu bisa mendapat kurs bagus atau buruk.

"Sulit untuk melacak ini, khususnya ketika kamu sedang bepergian," katanya.

Dynamic Currency Conversion (DCC)

Opsi ini merupakan fasilitas dari merchant, bukan dari Credit Card Network. DCC biasanya membebankan sekitar 3% harga belanjaan untuk konversi mata uang.

"Biasanya toko akan menawarkan menggunakan mata uang lokal namun dengan biaya tambahan. Modus semacam ini akan terus mengincar dan menjadi sumber pemasukan tambahan toko. Jadi, waspadalah," katanya.

Kesimpulan dari semuanya, bila kamu belanja menggunakan mata uang asalmu, kamu akan menerima biaya konversi 3%. Bila kamu menggunakan kartu kredit yang membebankan biaya transaksi luar negeri, itu bisa lebih mahal lagi.

"Namun, bila kartu kredit yang kamu miliki tidak membebankan biaya transaksi, selalu lakukan transaksi dengan mata uang lokal. Bila tidak, kamu hanya menghamburkan uang. Namun jangan lupa, biasakan untuk cek perihal ini ke penerbit kartu kredit," pungkasnya.