Mengelola Dana Liburan Agar Tumbuh Maksimal

Mengembangkan Dana Liburan
Mengembangkan Dana Liburan

Menjelang akhir tahun, kamu mungkin sudah bersiap untuk berlibur. Libur akhir tahun bisa membuatmu sejenak keluar dari rutinitas di kantor yang kerap menghantui. Kamu pun bisa menghimpun kembali semangat dengan berlibur.

Perencana keuangan Prita Ghozie menyebut, cicil dana liburan di depan (sebelum liburan), bukan sebaliknya. Mencicil biaya liburan hingga sebelum berangkat akan membuat kamu hidup lebih tenang dan merasa bebas dari cicilan.

Perencana Keuangan Miranda Marquit bahkan memiliki beberapa saran agar dana liburan bisa memberi imbal hasil maksimal. Simak berikut.

Masukkan di Rekening Investasi

"Masukkan dana liburan ke keranjang investasi. Porsinya 65% dana tunai (cash) seperti deposito atau pasar uang dan sisanya sebar di instrumen obligasi atau saham," kata Marquit dalam artikenya di The Balance.

Marquit juga bilang, rekening saham atau obligasi bisa dimasukkan ke dalam Exchange-Traded Funds (ETFs). Namun, karena di Indonesia unit penyertaan ETF masih mahal, bila kamu tertarik, kamu bisa memasukkannya di instrumen reksa dana.

Sebab, liburan adalah rencana jangka pendek-menengah. Demikian, penempatan pada instrumen investasi akan memberi imbal hasil lebih maksimal dibanding tabungan biasa.

Menambah Dana Tiap Bulan

Dalam investasi, strategi ini disebut metode dollar cost averaging. Kamu bisa menambah sejumlah uang tiap bulan ke rekening liburan. Menurut Marquit, strategi ini efektif untuk memperkecil risiko fluktuasi di pasar keuangan.

Metode ini juga akan membuat kamu mendapat harga rata-rata yang menarik dibanding memasukkan semua dana liburan dalam satu waktu. "Metode ini juga membuat kamu tidak mudah mengalami distraksi," tambahnya.

Menukar Uang

Berbeda dengan rekening deposito yang bisa membuat kamu terkena penalti, rekening investasi tidak. Karena itu, bila ternyata investasi buruk, pindahkan atau cairkan kapan pun. Bila investasi dalam mata uang asing, fluktuasi nilai tukar juga membuat kamu mendapat dua keuntungan, keuntungan imbal hasil (yield) dan nilai tukar.

Pastikan Batas Toleransi Kehilangan

Karena kamu menempatkan dana liburan di rekening investasi, kata Marquit, kamu harus siap dengan risikonya. Pastikan risiko terukur, sesuai kemampuan, keterampilan investasi dan karakter kamu.

Semakin dekat waktu melakukan perjalanan, kamu bisa memindahkan dana pada instrumen investasi yang lebih aman. "Demikian, kamu tak akan menanggung risiko besar bila terjadi fluktuasi di pasar keuangan," sarannya.