Sedang Mempersiapkan Dana Liburan? Pilih Instrumen Investasi Ini

Mohammad B Teguh
Mohammad B Teguh

Liburan adalah salah satu cara mengembalikan semangat setelah sibuk dengan rutinitas. Fungsinya memang penting. Karenanya, liburan butuh perencanaan dan persiapan yang matang agar semua berjalan sesuai harapan.

Untuk kamu yang ingin liburan berkualitas, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kecukupan dana. Oleh karena itu, dana harus direncanakan jauh-jauh hari. Mumpung sudah akhir tahun, tidak ada salahnya merencanakan liburan untuk tahun depan.

Kamu juga bisa menggunakan instrumen investasi agar uang bisa tumbuh lebih optimal. "Kalau di jangka pendek kurang dari satu tahun, cukup di tabungan atau mungkin reksa dana pasar uang saja," saran perencana keuangan Mohammad B. Teguh.

Alasannya, menempatkan uang di instrumen lain dengan risiko lebih tinggi seperti reksa dana saham, misalnya, akan membuat kamu menanggung risiko. Tentu hal ini lain cerita bila kamu memang siap menanggung risiko demi mendapat imbal lebih besar.

Bila kamu merencanakan liburan panjang untuk lima tahun lagi misalnya, Teguh baru menyarankan untuk menempatkan dana liburan pada instrumen investasi dengan risiko lebih besar karena bisa memberi imbal hasil (yield) lebih tinggi.

"(Langkah ini) juga untuk mengurangi inflasi tahunan," tambahnya. Untuk kamu yang kesulitan menabung untuk dana liburan, Teguh juga memberikan kiat praktis yang bsia kamu lakukan.

"Setelah menyisihkan uang untuk kegiatan operasional harian dan tabungan, langsung sisihkan pendapatan untuk mencicil dana liburan," sarannya. Sayangnya, Teguh tak merinci besar alokasi untuk dana tersebut.

Namun, dia juga menyarankan untuk tidak menggunakan semua bonus yang kamu dapat setahun sekali untuk liburan.

"Uang bonus tahunan juga bisa digunakan untuk membayar sekolah anak, tagihan asuransi tahunan, STNK, mudik dan lainnya. Jangan digunakan semua untuk liburan," pungkas dia.