Survei: Generasi Muda Lebih Siap Menghadapi Pasca Pandemi

Survei menunjukkan bahwa generasi muda lebih siap menghadapi pasca pandemi
Survei menunjukkan bahwa generasi muda lebih siap menghadapi pasca pandemi

Pandemi COVID-19 rupanya benar-benar telah memengaruhi keuangan sejuta umat. Dilansir The Asset, ada sebuah survei yang menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang mengalami penurunan pendapatan. Mereka juga mengaku tak tahu bagaimana caranya bertahan.

Namun dari survei tersebut, kita juga bisa melihat bahwa 2 dari 3 orang berarti tidak mengalami penurunan pendapatan. Mereka juga lebih optimistis bahwa pandemi akan berakhir.

Nah, menariknya lagi, 2 dari 3 orang itu ternyata generasi muda (18-34), sedangkan 1 orang lainnya mewakili generasi di atasnya.

Hmm...pertanyaannya, apakah ini artinya generasi muda lebih siap menghadapi pandemi? Apa yang membuat mereka lebih siap? Simak yuk.

1. Adaptasi dengan Digital Skill

Sebanyak 80 persen responden menyebut digital skill harus dimiliki apabila ingin keluar dari masalah pandemi. Namun tidak semua generasi mampu memanfaatkan digitalisasi. Padahal teknologi digital menjadi kunci mempercepat proses adaptasi.

2. Setidaknya Punya Rencana Pendapatan Sampingan

Generasi yang lebih tua dianggap lebih sulit dalam mencari penghasilan tambahan. Sementara anak muda diyakini lebih berpeluang.

Survei pun menunjukkan kalau 75 persen dari mereka yang berusia 25-34 tahun telah menyusun rencana pendapatan sampingan. Mereka tak ingin sekadar pasrah dengan keadaan dan ingin terus menambah tabungannya.

3. Punya Keinginan Menambah Skill

Hanya 35-40 persen dari generasi di kisaran usia 55 tahun ke atas yang ingin meningkatkan skill di masa pandemi. Hal ini jauh berbeda dibanding generasi di rentang usia 18-40 tahun, di mana 72 persen dari mereka mengaku tetap ingin belajar hal baru.

4. Memulai Bisnis

Cuma 30 persen generasi tua di usia 45 tahun ke atas yang tetap ingin berbisnis. Sedangkan generasi muda yang semangat dan pantang menyerah mencapai 52 persen. Menurut anak muda, pandemi justru menjadi peluang tersendiri untuk memulai sebuah bisnis. Sementara bagi generasi di atasnya terlalu berisiko memulai bisnis di masa ini.

Nah, itulah tadi hal-hal yang menunjukkan bahwa generasi muda lebih siap daripada generasi tua. Kita bisa lihat bagaimana generasi muda jauh lebih semangat dalam menghadapi pandemi. Sikap optimisme ini patut dijaga dan ditularkan secara menyeluruh.

Digitalisasi memang harus dimanfaatkan. Sebab pemanfaatan teknologi akan mempermudah segalanya, termasuk dalam hal bertahan hidup.

Manajemen Keuangan Jadi Kunci

Terlepas dari itu semua, manajemen keuangan akhirnya jadi kunci utama. Kelolalah keuangan kamu sebaik mungkin selama pandemi. Siapkan dana darurat dari sekarang. Tanamkan komitmen untuk menabung demi persiapan pasca pandemi nanti.

Kamu bisa manfaatkan Tahapan Berjangka di BCA. Selain bisa kamu atur lewat HP, menabung di Tahapan Berjangka menggunakan sistem autodebet dan tidak bisa diambil sesuai waktu yang kamu tentukan sendiri. Dengan begitu, kamu jadi bisa lebih komit untuk nabung dana darurat.

Setorannya juga fleksibel. Kamu bisa menambah setoran sesuai kemampuan. Apalagi suku bunganya juga lebih tinggi dari tabungan biasa. Jadi banyak manfaatnya, Guys.

Yuk manfaatkan Tahapan Berjangka. Tinggal buka di KlikBCA Individu kok, jadi enggak perlu ke cabang. Oya, ada cashback lumayan lho jika kamu menabung sekarang.

Klik di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.