Tips Memilih KPR yang Tepat dan Sesuai dengan Kondisi Keuangan

Tips memilih KPR rumah
Tips memilih KPR rumah

Tahun 2019 baru saja dimulai. Berbagai resolusi yang pernah dicanangkan di tahun-tahun sebelumnya tentu ada yang sudah terwujud dan belum, bisa jadi salah satunya adalah resolusi memiliki hunian pribadi.

Buat kamu yang punya target memiliki hunian pribadi, memilih Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang tepat merupakan langkah awal untuk mewujudkannya. Agar tidak terjebak dengan pilihan KPR yang semakin beragam dan mencekikmu di kemudian hari, ada beberapa kiat yang bisa kamu terapkan demi mewujudkan memiliki rumah impian di tahun 2019, seperti yang dikutip dari website finansialku.

Cari Tahu Informasi dan Reputasi Bank

Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum memilih KPR adalah mencari tahu track record KPR dan sistem perkreditan di bank tersebut. Pastikan, bank tersebut memiliki latar belakang baik dan tidak banyak mendapatkan keluhan dari nasabah tentang sistem perkreditannya.

Hitung Simulasi Cicilan

Cara ini yang mulai sering dilupakan oleh nasabah. Banyak nasabah mengetahui angka bunga, tetapi tidak menghitung cicilan sebenarnya. Pastikan kamu bertanya dan meminta simulasi perhitungan cicilan KPR yang harus dibayarkan. Jangan terlena dengan angka bunga yang rendah di awal. Minta dengan jelas berapa besar nominal yang harus dibayarkan hingga cicilan selesai.

Selalu Bandingkan dengan Kemampuan

Cicilan bulanan terbaik supaya kondisi keuangan tetap sehat adalah maksimum 30% pendapatan. Jika pendapatan kamu Rp10.000.000,- per bulan, maka cicilan maksimum sebesar Rp3.000.000,- per bulan. Sebelum mengambil KPR, pastikan kondisi keuanganmu sehat dan bersih dari utang besar. Jangan paksakan diri mengambil KPR jika kamu sudah memiliki kewajiban bulanan dalam jumlah besar karena hanya akan menyusahkanmu di kemudian hari. Perlu kamu ingat bahwa KPR bukan berjalan hanya 1 atau 2 minggu, tapi bisa belasan hingga 25 tahun.

Pelajari Jenis dan Perhitungan Bunga

Masih banyak orang yang awam dan tidak mengetahui jenis-jenis bunga bank dan cara perhitungannya. Pada dasarnya, bank mengenal tiga metode untuk menghitung bunga, yaitu bunga tetap (fixed), efektif (effective), dan anuitas (annuity).

Pada umumnya bank menggunakan metode perhitungan bunga tetap (fix rate) dan bunga mengambang (floating rate) untuk KPR. Bunga mengambang ini artinya bank mengikuti pergerakan suku bunga di pasaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI Rate). Penting memilih KPR yang menawarkan bunga menarik, seperti fasilitas KPR BCA.

KPR BCA adalah #KunciBebasWorry para calon pemilik rumah karena memberikan kenyamanan berupa bunga ringan & stabil, serta masa angsuran yang jangka waktunya dapat diatur sesuai kebutuhan dan kemampuan nasabah.

Tidak hanya itu, KPR BCA juga menawarkan Fix & Cap (Fix 3 tahun & Cap 2 tahun) dan Fix Rate (Fix 1 tahun, Fix 2 tahun, Fix 3 tahun dan Fix 5 tahun). Khusus untuk generasi milenials, KPR BCA juga memberikan fitur yang cocok dengan kebutuhan milenials, yaitu Angsuran Terencana, yakni cicilan awal lebih ringan sehingga para milenials tidak perlu worry lagi.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kemudahan yang ditawarkan oleh KPR BCA untuk memiliki hunian idaman, kamu dapat mengunjungi tautan berikut ini.