Tips Menabung dengan Tingkatan Level

Susah menabung kayak dia?
Susah menabung kayak dia?

Menabung itu susah, apalagi kalau langsung melompati levelnya. Sebab menabung memang ada tingkatannya, Bro.

Kate Ryan, penasihat manajemen kekayaan dari TIAA, pernah mengadakan riset bahwa masalah yang kerap dialami banyak orang saat menabung adalah ketidaksabaran. Banyak orang berhenti menabung karena tidak tahan pada proses kenaikannya.

"Mereka ingin segera mencapai level tinggi," ujarnya seperti dilansir dari Business Insider.

Nah, buat kamu para pemula, menabunglah sesuai levelmu. Jangan lihat kanan kiri, lihat kemampuanmu dan mulailah dari level kecil. Biar enggak bingung, simak yuk tingkatan level dalam menabung berikut ini:

1. Easy

Di level Easy, kamu cukup menyisihkan 10% persen dari penghasilan. Misalnya gaji kamu Rp5 juta, ya sisihkan Rp500 ribu untuk menabung.

2. Medium

Setelah 6 bulan lancar di level Easy, tingkatkan tabunganmu jadi 15%. Atau jika bisa, naikkan sekalian ke level medium, yakni 20% penghasilan. Kamu bisa mengalihkan sedikit dari tabungan untuk simpanan dana darurat.

3. Superstar

Di level ini, setidaknya kamu menyisihkan penghasilan 35%. Di sini kamu harus jago mengatur kebutuhan dan keinginan agar tidak mengganggu tabungan.

Agar tabunganmu bertambah, alihkan sebagian ke instrumen investasi seperti reksa dana, obligasi, ataupun pasar modal.

4. Legend

Kalau kamu bisa menyisihkan 50% penghasilan untuk tabungan dan investasi, ini baru yang namanya legend. Butuh keahlian mengatur keuangan tingkat dewa di sini. Sebab kamu harus bisa memenuhi semua kebutuhan, keinginan, hingga kewajiban lainnya dengan 50% penghasilan!

Itu tadi, tips menabung menurut tingkat levelnya. Perlahan-lahan saja ya. Jangan terburu-buru naik level.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.