Trik Memilih Suku Bunga KPR yang Cocok Untukmu

Ilustrasi suku bunga rumah
Ilustrasi suku bunga rumah

Opsional untuk memilih Kredit Pemilikan Rumah memang makin banyak. Namun bukan berarti kamu bebas memilih sembarangan ya.

Ada yang bilang memilih KPR hampir sama rumitnya seperti memilih rumah yang mau dibeli. Pasalnya, banyak bank menawarkan fasilitas KPR dengan promo menarik.

Ya mulai dari bunga rendah sampai hadiah fantastis bisa saja membuat orang mudah tergoda. Namun jangan jadikan hadiah dan promo sebagai alasan utama kamu pilih KPR tertentu ya. Apalagi cicilan KPR tidak berlangsung sebentar dan jumlahnya juga tidak sedikit.

Salah satu trik memilih KPR yang tepat adalah dengan melihat suku bunganya. Suku bunga paling mahal tentu bakal sepi peminat. Namun suku bunga yang terendah pun sebenarnya patut kamu pertanyakan.

Jadi sangat penting bagi kamu untuk mencari tahu tentang kelebihan dan kekurangan setiap fasilitas yang diberikan bank. Pastikan kamu tahu dengan detail soal persyaratan dan kemudahannya.

Mengenai suku bunga, bank memberlakukan beberapa jenis sistem bunga pada KPR. Biasanya ada tiga yaitu fixed rate (tetap), floating rate (mengambang), dan kombinasi antara fixed dan floating rate. Nah, kebanyakan dari bank lebih suka mengunakan sistem kombinasi untuk menarik nasabah KPR.

Sistem kombinasi ini maksudnya memberlakukan suku bunga tetap selama beberapa tahun dengan bunga rendah. Setelah masanya habis, suku bunga akan bergerak sesuai dengan kondisi bunga di pasaran yang ditentukan oleh Bank Indonesia (BI) alias floating rate. Jadi pastikan dulu kamu mau pilih yang cocok untuk kamu.

Nah setelah tahu sistem bunga yang diberlakukan bank, saatnya membuat ancer-ancer cicilan KPR. Jangan malas untuk membuat hitungan sendiri.

Misalnya bank memberi promo bunga ringan alias fixed rate sebesar sekian persen selama dua tahun. Cari tahu perkiraan berapa cicilan KPR setelah masa promo selesai.

Pastikan juga kamu tahu berapa bunga cicilan tertinggi KPR di bank yang bersangkutan. Hitung-hitungan ini sangat penting lho untuk menghindari kamu mengalami gagal bayar karena cicilan berubah secara ekstrem setelah promo selesai.

Jadi, kuncinya adalah banyak-banyaklah bertanya. Termasuk pertanyaan soal berapa denda keterlambatan pembayaran cicilan KPR; bagaimana proses pelunasan KPR sebelum tenor cicilan berakhir; bunga tertinggi fasilitas KPR setelah promo berakhir; dan biaya lain-lain.

Bertanya tidak salah kok. Sebelumnya, yuk tampung semua informasi dasar dengan mengeklik tautan ini. Selamat berburu KPR.