Utang pun Perlu Pengelolaan yang Tepat

Membayar Utang
Membayar Utang

Memiliki utang memang mampu membuat hidup menjadi tidak tenang. Di saat bersamaan, utang pun bisa menjadi jalan pintas untuk menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, kamu harus mengelola utang dengan baik agar tidak merugikan.

"Membayar utang memang bisa meningkatkan kekayaan," kata pakar statistik Tozier. Menurut Tozier, melunasi utang juga butuh strategi yang jitu seperti kiat yang ia tulis di The Balance.

Suku Bunga

Tozier membagi utang menjadi utang baik dan utang bahaya. Utang baik ibarat investasi seperti utang produktif, KPR dan utang untuk mencari tambahan penghasilan. Sementara utang jahat terkait kegiatan konsumtif.

Dalam membayar utang, prioritaskan berdasarkan suku bunga. Jadi, dahulukan utang dengan bunga tinggi. Karenanya, kamu harus pintar membayar utang yang mana lebih dahulu. "Bayar utang kartu kredit terlebih dahulu sebelum lainnya," saran perencana keuangan Prita Ghozie.

Seimbangkan dengan Tujuan Keuangan

"Jangan hanya fokus membayar utang. Perhatikan pula hal mendasar lain seperti dana darurat dan dana pensiun," kata pengelola keuangan ReisUP Tara Falcone. Strategi ini untuk memastikan keuanganmu tidak berada di ujung tanduk.

Perencana Keuangan Kevin Matthews pun sepakat. Prioritas pengaturan keuangan bukan hanya pada membayar utang. "Kalau kesulitan membayar utang, ada pilihan refinancing. Saya bisa negosiasi atau konsolidasi untuk menyesuaikan cicilan sesuai kemampuan. Namun, tidak ada negosiasi dalam investasi," tambahnya.

Investasi sembari Membayar Utang

Menurut Kevin, dua hal tersebut sangat mungkin dilakukan dengan kondisi suku bunga utang murah. "Sambil investasi, kamu bisa membiarkan aset lain tumbuh dan menghasilkan uang. Semakin menunda investasi, semakin sedikit yang kamu dapat di masa depan," pungkas Matthews.