Vitamin Mahal, Baca Ini Kalau Terpaksa Pakai Dana Darurat

Ilustrasi
Ilustrasi

Di tengah makin tingginya penyebaran Covid-19, kita dituntut untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Dari mulai asupan makanan, istirahat yang cukup, sampai meningkatkan konsumsi vitamin perlu kita lakukan. Namun tentu saja semua itu butuh biaya ekstra.

Pasalnya, sejak Covid-19 ini menyebar, harga-harga vitamin cenderung naik. Hanya saja karena tak punya pilihan, kamu tetap harus membelinya. Akhirnya, banyak yang terpaksa menggunakan dana darurat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Nah, tak perlu larut dalam kesedihan bila kamu terpaksa memakai dana darurat. Toh dana ini memang digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendesak dan mendadak seperti sekarang.

Malah bisa dibilang kamu termasuk beruntung karena punya dana darurat ini. Sebab belum tentu semua punya dana ini lho.

Jadi selamat untuk kamu yang sudah sadar akan pentingnya dana darurat. Tapi jangan lupa ya. Setelah semua ini selesai, segera kembalikan dana daruratmu. Sebab kita tidak tahu hal apa lagi yang bakal terjadi suatu saat nanti.

Lalu bagaimana sih caranya agar dana darurat cepat terkumpul kembali? Simak tips yang dikutip dari Forbes berikut ini.

1. Cek Kondisi Kesehatan Keuangan

Pertama-tama, ketahui dulu kondisi keuanganmu setelah menggunakan dana darurat. Lihat seberapa besar yang perlu kamu perbaiki dan potensi apa saja yang bisa kamu manfaatkan untuk menutupinya.

Mengecek kondisi kesehatan keuangan sangat penting untuk menentukan strategi yang perlu kamu ambil. Kamu juga bisa mengetahui berapa rasio dan target yang harus dicapai untuk mengembalikan keuangan ke kondisi yang sehat.

2. Menghitung Ulang Kebutuhan Dana Darurat

Setelah dicek, hitung ulang kebutuhan dana darurat ke depannya. Jadikan sekarang sebagai pelajaran apakah dana darurat yang kamu miliki sebenarnya cukup atau tidak.

Ingat, setiap tahunnya, kebutuhan bisa berubah. Penyebabnya bisa karena inflasi ataupun kejadian tertentu.

Nah, ketika sedang menyusun kembali dana darurat, sebenarnya ini kesempatan untuk kamu menghitung ulang berapa kebutuhan untuk pos ini. Jangan sampai kamu malah mengumpulkan dengan jumlah yang tidak sesuai kebutuhan.

3. Susun Rencana Mengumpulkan Dana Darurat

Setelah berapa besar dana yang diperlukan sudah ketahuan, segera susun rencana untuk mengumpulkannya kembali. Jangan terlalu lama ya. Jika memungkinkan, atur waktu untuk mengembalikannya dengan cepat, misalnya 1 atau 2 tahun.

4. Berkomitmen untuk Disiplin dan Mengurangi Pengeluaran

Ada sebab ada akibat. Jika dana darurat sudah terpakai untuk kebutuhan sekarang, artinya kamu juga harus punya komitmen untuk menggantinya. Ingat, dana darurat merupakan prioritas utama dalam piramida prioritas keuangan.

Coba bayangkan bila saat ini kamu tidak punya dana darurat. Pasti kamu terpaksa menggunakan anggaran kebutuhan utama untuk memenuhinya. Malah bisa jadi kamu memecah tabungan untuk mengatasi hal ini.

Untuk itu, cobalah untuk lebih disiplin lagi mengumpulkan uang setiap bulan. Coret kebutuhan konsumtif yang berstatus sekunder. Jangan diabaikan ya. Sebab jika kamu menghindar dan menunda untuk mengumpulkan dana darurat, konsekuensinya di masa depan akan lebih berat lagi.

5. Evaluasi Produk Dana Darurat

Tips yang satu ini penting untuk kamu perhatikan. Evaluasi tempat kamu menyimpan dana darurat sebelumnya. Bisa saja produk yang dulu kamu gunakan untuk menyimpan dana darurat sebenarnya tidak efektif.

Misalnya, kamu menggabungkan rekening tabungan tempat menyimpan dana darurat dengan rekening sehari-hari. Akibatnya dana darurat terlalu mudah diakses hingga pengeluaran tidak terkendali.

Jika kamu menemukan ketidaksesuaian seperti ini, maka kamu bisa memperbaikinya sekarang. Gunakan produk untuk menyimpan dana darurat yang sekiranya lebih sesuai dengan kebutuhan kamu. Kamu bisa membuka rekening khusus untuk dana darurat.

Buka rekening baru sekarang gampang kok. Enggak perlu ribet datang ke cabang. Cukup ambil smartphone, unduh BCA mobile, dan pilih fitur buka rekening baru. Cepat dan simpel.

Selain buka rekening baru, kamun bisa juga memanfaatkan Tahapan Berjangka BCA. Di program ini, pengumpulan uangnya dilakukan secara autodebet dan sifatnya tidak bisa diambil sebelum waktu menabungnya selesai. Jadi bisa lebih disiplin deh.

Klik tautan ini untuk info lebih lanjut soal Tahapan Berjangka.