Cara Menentukan Alokasi Anggaran Ideal untuk Promo

Ilustrasi berbagai makanan
Ilustrasi berbagai makanan

Nikmat apa lagi yang sulit dilupakan selain promo? Promo sepertinya menjadi kata yang paling favorit diincar generasi muda. Kalau kata milenial, di mana ada promo, di sanalah jempol bergoyang.

Ketertarikan banyak anak muda terhadap promo adalah hal yang wajar. Apalagi promo kerap dibarengi dengan penggunaan pembayaran nontunai--yang juga digandrungi anak muda. Jadi tak perlu malu bila membeli produk atau barang dengan label promo.

Namun ingat, jangan sampai lupa diri ya. Tetap fokus bahwa kebutuhan dan investasi adalah yang utama. Kamu tentu tidak mau kan uang habis begitu saja saat gajian?

Lalu berapa sih uang yang boleh kita gunakan untuk berburu promo? Untuk tahu jawabannya, kamu perlu membuat perencanaan keuangan terlebih dahulu. Caranya gampang kok. Coba simak beberapa tips menurut miliarder Li Ka Shing yang dilansir dari Financial Times berikut ini.

1. Alokasikan untuk biaya hidup 30 persen

Kebutuhan sudah pasti menjadi hal pertama yang perlu kamu siapkan. Biaya hidup ini meliputi makan, tagihan, hingga transportasi. Jadi sisihkan dulu, sekurangnya 30 persen.

2. Investasi 25 persen

Alokasi ini penting. Minim investasi hanya akan membuat banyak anak muda malah terjerat utang untuk sesuatu yang sifatnya konsumtif. Sekarang investasi sudah sangat mudah kok. Kamu bisa pilih produk seperti reksa dana, obligasi, bahkan saham. Coba klik tautan ini untuk informasi lebih lengkap soal investasi.

3. Alokasi pendidikan 15 persen

Sebagai anak muda, alokasikan 15 persen anggaran bulananmu untuk hal ini. Manfaatnya besar lho. Sayangnya, banyak yang malah menyepelekan pendidikan lantaran sudah bekerja. Padahal pendidikan seperti bahasa Inggris, kursus, seminar, ataupun training bisa memperbesar kesempatan kamu untuk menaikkan jenjang karier.

4. Liburan 10 persen

Nah, jika kamu mencoret liburan dalam rencana keuangan karena ingin hemat, strategi itu sebenarnya salah. Liburan justru jadi hal penting, terutama untuk kamu yang sudah berkarier. Rasa penat terhadap kesibukan sehari-hari berpotensi membuatmu stres. Pad akhirnya, bukannya karier meningkat, yang ada justru kamu tidak bisa maksimal dalam mengerjakan tugas-tugas kantor.

5. Jaringan

Ini dia yang paling unik menurut Li Ka Shing, jaringan. Jaringan atau pertemanan, menurutnya, memegang peranan besar dalam perjalanan karier. Secara tidak langsung, pertemanan ini akan berpengaruh pada kesuksesanmu di masa depan. Maka dari itu, alokasi membangun jaringan dinilai perlu.

Ditambahkan Li Ka Shing, alokasi sosial dan pertemanan ini bisa mencakup biaya pulsa, kuota data untuk menjalin komunikasi, maupun makan bersama. Menurutnya, alokasi untuk pos ini bisa mencapai 20 persen. Wah besar juga ya versinya Li Ka Shing ini.

Apalagi dengan adanya promo-promo tadi. Jaringan makin kuat, dompet pun aman. Nah, coba cek daftar promo yang tergabung dalam program Happy Day with Sakuku ini deh. Promonya lumayan besar lho. Klik tautan ini ya.