3 Hal tentang Zakat Online, Termasuk Soal Sah atau Tidaknya

Zakat online, sah atau tidak?
Zakat online, sah atau tidak?

Zakat online sebenarnya sudah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Namun adanya pandemi semakin mendorong orang untuk melakukannya.

Selain mengurangi potensi penularan COVID-19, membayar zakat secara online juga jadi lebih simpel dan mudah.

Namun ada beberapa catatan yang menarik untuk disimak mengenai zakat online di tengah pandemi. Apa saja?

1. Sah atau Tidak Sah tanpa Bersalaman?

Sumber: baznas.go.id
Sumber: baznas.go.id

Sebelumnya, ijab kabul atau pemberian dan penerimaan zakat fitrah biasanya memang dilakukan secara langsung dengan membaca doa niat dan bersalaman di masjid atau tempat tertentu.

Namun saat pandemi, menurut Sekjen MUI, Anwar Abbas, ketentuan tersebut tidak wajib. Ia menganjurkan umat Islam sebaiknya meninggalkan sesuatu yang baik, seperti bersalaman demi menghindari penularan virus COVID-19.

"(Ijab kabul) Bersalaman itu tidak wajib (sunnah), sedangkan menghindari diri dari penyakit itu wajib. Jika ada benturan antara yang sunnah dengan yang wajib mana yang didahulukan? Yang wajib yang didahulukan,” katanya.

2. Pilih Pengelola Zakat yang Legal

Zakat Muslim dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Badan ini merupakan bentukan pemerintah yang bertugas merencanakan, mengumpulkan, menyalurkan hingga melaporkan penggunaan zakat dari masyarakat.

Untuk membantu peran Baznas dalam pengumpulan, distribusi dan pendayagunaan zakat, ada beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang bisa kamu cek di situs resmi baznas.go.id.

Kamu juga bisa memanfaatkan layanan penyalur zakat online yang disediakan sejumlah perbankan, perusahaan financial technology (FinTech), hingga e-commerce.

3. Cara Bayar Zakat Online

Perkembangan digitalisasi zakat sudah semakin canggih. Jika dulu baru sebatas transfer ke rekening pengelola zakat, kini kamu juga bisa bayar zakat pakai QRIS.

Jadi kamu tinggal gunakan mobile banking yang sudah dilengkapi fitur QRIS, kemudian bertransaksi sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan. Makin mudah, kan?

Yuk, tunaikan kewajiban zakat kita. Ingat, banyak orang-orang tidak mampu yang juga ingin merayakan Lebaran.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.