5 Cara Dapatkan Beasiswa Kuliah

Ilustrasi
Ilustrasi

Sejak dulu pendidikan sudah jadi kebutuhan penting untuk masa depan. Sayangnya, biayanya itu, lho, mahal banget. Apalagi kalau mau mengambil pendidikan yang berkualitas.

Memang sih, sebenarnya permasalahan biaya pendidikan ini bisa diantisipasi dengan perencanaan keuangan. Misalnya dengan menyisihkan paling tidak 10-20 persen gaji tiap bulannya.

Tapi ya semua itu harus dimulai sejak lama. Terus bagaimana dong kalau butuhnya sekarang?

Sudah coba cari-cari info soal beasiswa belum? Pada dasarnya setiap siswa yang akan memasuki perkuliahan punya peluang mendapatkan beasiswa. Termasuk kamu.

Lumayan banget, lho. Selain bisa meringankan biaya pengeluaran pendidikan, kamu juga bakal dicap sebagai siswa berprestasi. Lumayan banget tuh untuk mempercantik CV kamu nanti.

Lalu kira-kira apa saja yang harus kita siapkan agar bisa mendapatkan peluang beasiswa? Simak yuk.

1. Nilai yang baik

Hal pertama tentu saja histori nilai kamu. Segera fotokopi rapor untuk kamu yang mengincar beasiswa S1. Tapi kalau ingin beasiswa S2, ya siapkan nilai IPK kamu. Nilai-nilai ini jadi barometer dan pertimbangan pertama, lho.

2. Sertifikat prestasi yang mendukung

Kalau ada prestasi di bidang tertentu dan semacamnya yang relevan dengan jurusan pilihan kamu, sebaiknya lampirkan saja. Sertifikat ini bisa jadi bukti tak terbantahkan bahwa kamu memang berkompeten dan punya potensi di jurusan tersebut.

3. TOEFL/IELTS

Kalau kamu mengincar beasiswa kuliah di luar negeri, nilai keduanya bisa sangat diperlukan. Tapi belakangan kampus dalam negeri juga minta, lho. Jadi siapkan saja laporan nilai TOEFL atau IELTS terbaikmu. Pastikan nilai kamu memuaskan ya.

4. Motivation Letter

Motivation letter ini dibuat untuk menjelaskan kepada universitas bahwa kamu merupakan kandidat yang tepat untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Jabarkan saja poin-poin penting yang relevan. Balut semua poin tadi dengan alasan mengapa kamu perlu mendapatkan beasiswa. Buat yang ringkas, padat dan jelas dalam satu halaman. Jangan bertele-tele.

5. Surat Rekomendasi

Nah, yang satu ini juga penting banget. Biasanya pihak institusi atau pemerintah yang akan memberi beasiswa mensyaratkan para calon penerima beasiswa untuk menyertakan surat rekomendasi.

Surat ini selain berisikan gambaran siapa kamu, apa kemampuan kamu, dan kualifikasi apa yang kamu miliki, juga berisi seberapa besar penilaian orang yang memberikan referensi terhadap kamu. Penilaian dari orang juga diperlukan agar tidak bersifat subjektif.

Bagaimana, sudah mengantongi semua persyaratan tadi? Jangan ragu untuk mencari beasiswa. Ingat, seperti disebutkan tadi, peraih beasiswa itu tidak serta-merta dia membutuhkan bantuan dana, tapi bukti bahwa dia berprestasi.

Lagipula banyak banget kok perusahaan yang konsisten dan komitmen memberikan bantuan beasiswa pada mahasiswa berprestasi. Salah satunya Bank BCA.

Tahu kan soal Beasiswa Bakti BCA? Setiap tahunnya, bank swasta nomor satu di Indonesia ini memberikan Beasiswa Bakti BCA untuk mahasiwa yang berprestasi dan relatif memiliki kendala finansial. Tak cuma itu, mereka juga memfasilitasi program pengembangan soft skill bagi penerima beasiswa, termasuk pelatihan leadership, sharing session entrepreneurship, dan mentoring.

Klik di sini untuk lebih mengenal Beasiswa Bakti BCA.

(Sumber: bca.co.id)

Nantikan terus update tentang beasiswa di BCA di website bca.co.id.