5 Hal yang Mungkin Terjadi Kalau Abaikan Social Distancing

Ilustrasi
Ilustrasi

Semangat melawan korona terus dilakukan masyarakat Indonesia. Berbagai cara dilakukan untuk meredam penyebaran virus Covid-19 ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan social distancing yang kini “dinaikkan” istilahnya menjadi physical distancing. Tapi ngomong-ngomong nih, kamu tahu kan apa itu social distancing?

Sederhananya sih, kalau mengutip dari Forbes, social distancing adalah sebuah strategi kesehatan masyarakat yang dilakukan untuk mencegah atau memperlambat penyebaran patogen infeksius seperti virus. Jadi sebisa mungkin kita diminta untuk menjaga jarak secara fisik dengan yang lain.

Itulah kenapa sekarang banyak perusahaan yang meminta karyawannya kerja di rumah. Siswa sekolah dan mahasiswa juga belajar di rumah. Malahan sampai beribadah pun diimbau untuk di rumah dulu agar angka penyebaran virus bisa ditekan.

Social distancing ini sangat penting untuk diikuti. Hasilnya akan lebih kelihatan kalau semuanya patuh.

Itulah mengapa peran kita sebagai anak muda sangat dibutuhkan untuk saling mengingatkan pada yang lain agar membuat social atau physical distancing ini berjalan sukses. Sebab social distancing bisa jadi percuma kalau masih ada yang meremehkannya.

Memangnya, kira-kira apa saja sih yang bakal terjadi kalau kita mengabaikan social distancing?

1. Kamu Jadi Carrier

Ini yang amit-amit akan terjadi. Mungkin kamu merasa tubuh kamu kuat. Kamu juga merasa rajin olahraga dan mengonsumsi makanan bergizi. Karena itu semua kamu jadi merasa punya imunitas yang kuat sehingga kecil kemungkinan virus berkembang di tubuh kamu.

Tapi tahukah kamu kalau virus tersebut bisa saja pindah ke keluargamu atau orang-orang di sekitarmu? Jadi inilah yang harus kita ketahui bahwa diam di rumah itu demi keluarga dan orang-orang tercinta di sekeliling kita.

Mungkin imunitas kamu kuat, tapi mereka? Tetap di rumah juga bagian dari upaya agar kita tidak menjadi “carrier”.

2. Pidana

Meski saat tulisan ini dibuat peraturannya masih menunggu ketok palu pemimpin negeri, tapi ini benar lho bahwa kalau kamu nekat mengabaikan social distancing apalagi sampai menggelar acara yang memungkinkan mengumpulkan banyak orang, akan berujung hukuman pidana.

Menurut keterangan Polri seperti dimuat dalam akun media sosialnya, sejumlah pertemuan-pertemuan yang sementara dilarang itu seperti:

· Pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis

· Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga;

· Kegiatan olah raga, kesenian, dan jasa hiburan;

· Unjuk rasa, pawai, dan karnaval.

Nah, catat semuanya. Demi kebaikan semuanya, yuk kita patuhi.

3. Jumlah Semakin Banyak

Ini yang juga kita khawatirkan. Apalagi dalam beberapa kasus, gejala terinfeksi Covid-19 ada yang baru muncul setelah beberapa hari. Kasus-kasus seperti inilah yang sebenarnya berbahaya. Apalagi masa-masa awal terpapar adalah masa paling cepat virus itu menularkan ke yang lain.

Belajar dari Italia, banyak yang tidak mengindahkan imbauan untuk social distancing. Akibatnya, jumlah korban sempat tidak terkontrol dan banyak menyebabkan korban berjatuhan.

Nah, mengutip Washington Post, ada hitungan matematis dari para ahli kesehatan masyarakat yang merumuskan bahwa kurva penularan virus korona baru dapat ditekan dengan menerapkan prinsip social distancing atau jarak sosial.

Prinsip ini menyakini bahwa penyebaran virus terjadi karena banyaknya pergerakan orang-orang dari satu tempat ke tempat lain, baik untuk kepentingan pekerjaan, atau kepentingan lainnya. Kalau dipikir-pikir kan dalam setiap pergerakan seseorang akan berjumpa dengan orang lain yang juga mengunjungi tempat-tempat atau juga menyentuh benda-benda dan berpotensi meninggalkan virus. Itulah kenapa potensi jumlah penularan virus bisa semakin banyak.

4. Citra Buruk

Masyarakat Indonesia sudah satu suara untuk memerangi korona. Jadi kalau kamu bertindak berlawanan dengan social distancing, maka secara otomatis kamu akan mendapat citra buruk di mata orang lain.

Untuk kamu yang diminta di rumah saja, manfaatkan dengan hal-hal yang positif. Gunakan waktu ini untuk mendekatkan diri dengan Tuhan dan keluarga. Kamu juga bisa belajar hidup sehat sekaligus berhemat.

Dukung mereka yang tetap harus bekerja ke kantor demi berjalannya roda ekonomi. Terlebih untuk mereka yang jelas-jelas sedang memerangi korona seperti tenaga medis dan semua pendukungnya.

Itu tadi 4 hal yang mungkin terjadi saat kamu memilih mengabaikan social distancing. Yuk kita ajak kanan-kiri kita untuk aware dengan imbauan ini.

Ahli virus Mohammad Indro Cahyono juga mengatakan hal yang sama. Menurut dia, seruan social distancing adalah langkah yang tepat karena memang penyebaran virus korona ini sangat mudah.

Ia juga bilang jika social distancing ini dipatuhi, orang-orang yang belum terpapar virus dapat terjaga. Sementara, yang terlanjur sudah terpapar tidak akan menularkan kepada orang lain.

Yuk #DiRumahAja. Lagipula sekarang zaman sudah canggih. Apapun bisa kita lakukan dengan smartphone.

Mau bayar listrik, transfer uang, isi saldo dompet digital, dan lain-lain kan bisa menggunakan aplikasi BCA mobile. Mau tahu apa saja selain yang disebutkan di atas yang bisa dilakukan oleh BCA mobile? Klik Yang Bisa Dilakukan BCA mobile ini.