5 Pesepak Bola Ini Makin Kaya karena Investasi

David Beckham
David Beckham

Masyarakat kini makin sadar akan pentingnya investasi. Tak terkecuali bagi para atlet sepak bola dunia. Meski sudah kaya, mereka pun makin kaya karena investasi.

Ya, kehidupan setelah pensiun sebenarnya menjadi tantangan berarti bagi pesepak bola. Sebab usia pensiun seorang atlet umumnya berbeda dengan pekerja kantoran biasa.

Atlet sepak bola sendiri biasanya sudah harus pensiun setelah usianya beranjak 35 tahun. Usia yang masih terbilang muda, bukan?

Itulah mengapa banyak di antara pensiunan atlet sepak bola harus punya "sesuatu" yang menghasilkan. Jika tidak, bukan tidak mungkin uangnya dari hasil menjadi atlet habis begitu saja di masa tua.

Bentuk investasi bisa apa saja, termasuk properti dan bisnis. Nah, siapa saja sih atlet sepak bola dunia yang sukses karena berbisnis selepas pensiun? Berikut lima di antaranya.

1. David Beckham

Nama Beckham sepertinya sudah menjadi brand tersendiri. Kasarnya, produk apapun yang menggunakan nama Beckham berpotensi besar akan populer.

Mengutip Golden Balls, Beckham yang sudah pensiun 6 tahun lalu ini kerap menjadi model endorse beberapa produk. Merek besar seperti Adidas, Samsung, hingga H&M bahkan mengikat kontrak dengan mantan pemain Real Madrid itu dalam jangka waktu lama.

Namun tak cuma itu. Beckham dan sang istri, Victoria, pun terjun ke dunia bisnis. Melansir Celebrity Net Worth, lini bisnis Beckham meliputi bisnis fashion (BBHL), payung (Brand Holding Limited), whisky (Haig Club), hingga make up yakni Estee Lauder.

2. Robbie Fowler

"Kita semua tinggal di rumah Robbie Fowler", begitu kira-kira bunyi tagline komersial bisnis Robbie Fowler. Legenda Liverpool ini sekarang berusia 44 tahun. Di usia tersebut ia sudah sukses sebagai pengusaha properti meliputi apartemen dan perumahan elite.

Mengutip The Sunday Times Rich List yang pernah merilis 1.000 orang terkaya di Inggris, kekayaan Fowler mencapai 31 juta poundsterling. Semua itu berasal dari Robbie Fowler Property Academy.

3. Gennaro Gattuso

Banyak anak muda bermimpi ingin menjadi pemain sepak bola, namun tidak bagi Gennaro Gattuso. Legenda AC Milan ini mungkin tidak benar-benar pensiun dari dunia si kulit bundar. Ia masih aktif melatih klub profesional. Namun mimpi sebenarnya ternyata bukan sepak bola.

Gattuso pernah mengatakan mimpinya sudah terwujud saat ia membuka toko ikan pertama pada 2010 silam. Tokonya sendiri bernama Gattuso & Bianchi. Memancing pun sudah jadi hobi Gattuso sejak kecil.

4. Rio Ferdinand

Berbeda dengan lainnya, bisnis Rio Ferdinand bergerak di bidang musik. Ia mendirikan studio rekaman berlabel White Chalk Music bersama teman-teman alumni sekolahnya dulu. Ia bahkan menggandeng musisi ternama seperti Melody Johnson dan Nia Jai.

Tak cuma itu, legenda Manchester United ini juga membuka restoran Italia, Rossi, di Manchester. Dilansir Showbiz, banyak pemain-pemain sepak bola ternama yang mampir ke restorannya sehingga makin populer.

Terbaru, Ferdinand pun merambah bisnis pakaian dengan meluncurkan merek Selfridges.

5. Louis Saha

Satu lagi pensiunan sepak bola yang terjun ke bisnis adalah Louis Saha. Merambah pasar anak muda, pemain asal Perancis ini membuka start up media sosial Axis Stars.

Axis Stars ini menawarkan jasa konsultasi keuangan untuk para atlet, pelatih, dan agen pemain agar terhindar dari kebangkrutan. Klien-klien yang sudah menggunakan jasanya pun bukan sembarang pemain lho.

Mulai dari Didier Drogba, Phil Neville, Florent Malouda, sampai atlet tenis Andy Murray sudah menggunakan start up ini.

Itu tadi deretan pensiunan sepak bola yang sukses menginvestasikan uangnya ke dunia bisnis. Mereka sadar, sebagai seorang atlet tak bisa menghindari pensiun dini. Maka dari itu, bisnis adalah salah satu solusi terbaik agar kekayaannya tidak lantas habis begitu saja.