Alasan Orang Pamer Kekayaan di Media Sosial

Contoh konten yang bikin hati kesemutan.
Contoh konten yang bikin hati kesemutan.

Melihat teman pamer di media sosial memang bikin hati tidak nyaman. Entah itu pamer kekayaan, pamer perbuatan, pamer status, atau lainnya, semua terasa unsecure buat kita. Tapi memangnya ada yang bisa kamu lakukan?

Pernahkah terlintas di benak kamu kira-kira apa alasan mereka pamer? Coba kita simak alasan-alasan berikut.

1. Jangan Ganggu Pacar Saya

Adakah temanmu yang sering pamer kemesraan sama pasangannya di medsos? Motif orang melakukan ini sebenarnya adalah pesan bahwa “jangan ganggu pacar saya”. Ia mencoba mengumumkan ke orang lain bahwa pasangannya sudah punya kamu.

2. Diakui Secara Sosial

Untuk temanmu yang pamer kekayaan, ini artinya dia ingin mendapat pengakuan dari orang lain atas kesuksesannya. Motifnya bisa macam-macam. Ada yang untuk menunjukkan ke siapa saja atas apa yang dicapainya atau sebenarnya ditujukan pada orang-orang tertentu yang pernah meremehkannya.

3. Demi Likes dan Pujian

Ada tipikal orang yang suka pujian. Nah respons berupa komentar, likes, atau perhatian dari orang lain adalah tujuan mereka.

4. Cari Perhatian

Biasanya tipikal orang yang suka jadi pusat perhatian akan memamerkan sesuatu yang bersifat sensasi, kontroversi, atau bikin orang ‘gatal’ untuk berkomentar. Makin banyak yang menunjukkan atensinya, makin bikin dia happy. Tak peduli yang ia pamerkan itu positif atau tidak, yang penting dapat perhatian.

Nah, dari keempat di atas, mana yang enggak sengaja pernah kamu lakukan?

Penulis buku The Psychology of Money, Morgan Housel pernah mengatakan pamer sebenarnya adalah masalah sudut pandang. Bahkan ketika seseorang mengunggah capaian atau prestasi, lalu temannya selalu punya sudut pandang yang buruk, maka hal itu tetap dianggap sebagai aksi pamer.

Maka dari itu, cobalah melihat segala sesuatu dengan positif saja. Jika orang lain memamerkan kekayaannya, buatlah jadi motivasi bahwa suatu hari nanti kamu bisa mendapatkannya.

Namun jangan sampai terjebak dalam ambisi. Jangan sampai cuma gara-gara ingin pamer, kamu memaksakan diri sampai menghamburkan banyak uang.

“Menghabiskan uang untuk pamer kekayaan pada orang lain adalah jalan tercepat untuk kehilangan uang,” kata Housel. Setuju?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.