Banjiha, Apartemen Semi-Bawah Tanah di Film Parasite yang Benar-benar Ada

Salah satu adegan di film Parasite. Sinyal pun susah banget di apartemen. (Sumber: CJ Entertainment)
Salah satu adegan di film Parasite. Sinyal pun susah banget di apartemen. (Sumber: CJ Entertainment)

Euforia kemenangan Parasite di ajang penghargaan Academy Awards ke-92 masih jadi pembicaraan orang. Terbaru, media sosial ramai membicarakan Banjiha, Apartemen Semi-Bawah Tanah yang jadi tempat tinggal keluarga keluarga Kim Ki-taek (Song Kang-ho). Kenapa? Karena apartemen yang sempit dan gelap ini ternyata benar-benar ada.

Ya, Banjiha sendiri adalah sebutan dari warga lokal untuk apartemen berpenghuni ribuan orang itu. Seperti di film, kondisi aslinya memang minim sinar matahari. Mirisnya, Banjiha ini ada di ibu kota Seoul.

Dilansir dari BBC, pejalan kaki pun benar-benar bisa mengintip isi apartemen tersebut dari celah jendela. Persis seperti salah satu adegan di film. Selain itu, kalau kamu teliti, ada satu adegan anak muda merokok dan meludah sembarangan, itu juga jadi kebiasaan warga di sana.

Tak cuma gelap, saat musim panas, udaranya begitu lembab. Orang mudah batuk dan gatal-gatal karena banyaknya jamur di sudut-sudut bangunan. Aromanya pun sama seperti yang diceritakan di film, pengap dan tak sedap.

Suasana dalam apartemennya juga bisa membuat hati kita pilu. Langit-langitnya rendah. Bahkan orang dewasa di situ harus menunduk agar tidak terbentur kepalanya.

Jadi Perhatian Turis

Nah, belakangan ini, kawasan apartemen tersebut sering dilewati turis. Mungkin mereka ingin melihat langsung bagaimana potret kemiskinan yang digambarkan dalam film Parasite. Apalagi film yang dibesut sutradara Bong Joon-hoo ini habis memborong 4 Piala Oscar yang membuat banyak orang makin mengenal sisi gelap Seoul.

Banjiha sendiri sekarang bukan cuma bagian dari arsitektur Seoul yang unik. Apartemen ini sudah jadi bangunan yang punya nilai sejarah sendiri.

Mungkin di antara kamu ada yang bertanya, apartemen kok dibangun semi-bawah tanah? Nah itu ada sejarahnya juga.

Jadi puluhan tahun lalu, Korea Selatan dan Korea Utara sedang mengalami konflik panas pada 1968. Pemicunya, presiden Korea Selatan saat itu, Park Chung-hee, sempat mengalami ancaman pembunuhan oleh sekelompok bersenjata yang menyusup ke Seoul. Ancaman itu diketahui mendapatkan komando dari Korea Utara.

Misi tersebut memang gagal. Tapi ketegangan kadung menguat. Korea Utara sendiri di waktu yang sama juga sedang gencar menyerang dan menangkap kapal mata-mata Amerika Serikat, USS Pueblo.

Nah, sebagai salah satu bentuk antisipasi, pemerintah Korea Selatan pada 1970 membuat aturan terkait gedung dan menuntut semua gedung tinggi yang baru dibangun untuk melengkapi strukturnya dengan ruangan bawah tanah. Ruangan tersebut digunakan untuk bunker tempat berlindung dalam situasi darurat. Jadilah Banjiha ini.

Tak disangka, kan? Itulah mengapa Parasite disebut sangat layak memenangi Oscar. Meski fiktif, ceritanya dibangun berdasarkan kondisi nyata.

Seoul Sama dengan Jakarta?

Seoul, Korea Selatan

Banjiha sendiri hanyalah satu potret kecil yang tidak mencerminkan seluruh Seoul. Sebab di luar itu, hingar bingar kota metropolitan menunjukkan pemandangan lain. Gedung bertingkat di mana-mana. Pusat-pusat perbelanjaan di malam hari dipenuhi video-video artis K-Pop.

Apartemen pun sudah jadi bagian dari gaya hidup anak muda Korea. Rata-rata mereka tinggal di apartemen dengan harga sewa kisaran 540 ribu won alias Rp6 jutaan. Sementara penghasilan rata-rata anak usia 20-an di sana berkisar 2 juta won atau Rp23 juta.

Bagaimana dengan Indonesia? Kalau diingat-ingat, rasanya Indonesia pun masih punya daerah kumuh di tengah kota ya. Kita juga mengalami masalah yang sama kok seperti Seoul, yakni adanya gap antara si kaya dan si miskin. Berarti tinggal filmnya saja nih.

Yuk, jangan simpan bakatmu dalam membuat cerita dan film. Realisasikan mimpimu jadi sineas beken seperti sutradara Bong Joon-hoo. Ingat, seperti dibahas dalam artikel Smart-Money sebelumnya, Parasite dibuat dengan bujet hanya US$11 juta.

Namun berkat polesan Bong Joon, Parasite bisa meraup pendapatan kotor 100 kali lipat lebih atau sebesar US$131,4 juta. Itu kalau dijadikan Rupiah berarti sekitar Rp1,8 triliun.

Ayo pilih timmu. Kalau mentok di modal, kan sekarang ada Kredit Modal Kerja. Klik tautan berikut untuk informasi soal pinjaman ini.

Intinya, wujudkan mimpimu seperti Bong Joon.

Song Kang-ho dan Bong Joon-hoo