Beda Profesi Beda SPT Tahunan, Cek Kamu yang Mana?

Beda profesi, beda SPT tahunan
Beda profesi, beda SPT tahunan

Bagi kamu yang baru pertama kali menyampaikan SPT Tahunan, mungkin bingung formulir mana yang harus diisi. Sebab menurut situs Direktorat Jenderal Pajak, memang ada 3 jenis SPT yang bisa dipilih sesuai dengan profesi dan kriteria penghasilan yang diterima.

Tiga formulir itu adalah:

1. Formulir SPT Tahunan 1770SS

Formulir ini diperuntukkan bagi pegawai negeri maupun pegawai swasta yang memiliki penghasilan kotor lebih kecil dari Rp60 juta per tahun. Kelengkapan dokumen yang dibutuhkan hanya bukti potong PPh 1721 A1 (pegawai swasta) atau bukti potong PPh 1721 A2 (pegawai negeri).

2. Formulir SPT Tahunan 1770S

Formulir ini diperuntukan bagi pegawai negeri maupun pegawai swasta yang memiliki penghasilan kotor lebih besar dari Rp60 juta per tahun. Kelengkapan dokumen yang dibutuhkan adalah bukti potong PPh 1721 A1 (pegawai swasta) atau bukti potong PPh 1721 A2 (pegawai negeri).

3. Formulir SPT Tahunan 1770

Formulir ini diperuntukan bagi bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas, penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, penghasilan yang dikenakan PPh final, atau penghasilan dalam negeri maupun luar negeri lainnya.

Dokumen yang dibutuhkan juga lebih banyak. Selain bukti potong PPh, dibutuhkan juga dokumen pendukung lainnya, seperti keterangan penghasilan lain di luar pekerjaan, neraca laporan laba rugi, dan rekapitulasi bulanan peredaran bruto dan biaya (norma).

Jadi, kamu bisa memilih formulir SPT Tahunan sesuai dengan kriteria penghasilan yang kamu terima seperti yang sudah dijelaskan di atas ya.

Cara mengisinya bagaimana? Petunjuk pengisiannya bisa kamu lihat lebih detail melalui tautan ini.

Yuk, laporkan SPT Tahunan sebelum terlambat untuk menghindari sanski. Semua serba online kok.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.