Cara Hemat Liburan Ke Luar Negeri yang Antimainstream

Perkebunan di Bulgaria, salah satu favorit wisata bertani di Eropa.
Perkebunan di Bulgaria, salah satu favorit wisata bertani di Eropa.

Liburan memang sudah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Dengan semakin terbukanya informasi, orang pun makin banyak yang berlibur ke luar negeri. Tidak heran survei Topdeck Travel mengatakan dalam setahun 88 persen milenial tiga kali wisata ke luar negaranya.

Nah, bagaimana dengan kamu? Negara mana yang sudah kamu kunjungi?

Mungkin ada di antara kamu sudah ada yang melancong ke beberapa negara. Namun mungkin tidak sedikit juga yang belum pernah merasakan bepergian ke luar negeri. Umumnya, mereka merasa travelling ke luar itu membutuhkan biaya yang banyak.

Padahal sekarang sudah banyak lho paket-paket hemat yang memudahkan kamu bisa mewujudkan rencana mencicipi budaya negara lain. Selain itu kamu juga bisa mengikuti program menabung demi mewujudkan mimpimu.

Namun jika kamu lebih menyukai hal yang tidak mainstream, ada baiknya kamu mencoba sharing economy. Pernah mendengarnya?

Sederhananya, sharing economy adalah konsep berbagi saat travelling. Biasanya seseorang akan tinggal di sebuah apartemen kosong milik warga di lokasi liburan. Traveller yang melakukan sharing economy juga kerap menumpang kendaraan saat menuju tempat tertentu. Liburan hemat seperti ini yang mulai banyak dilakoni milenial.

Selain membantu kita lebih hemat, konsep sharing economy makin populer dalam beberapa tahun belakangan ini. Umumnya pengalaman mereka yang pernah melakukannya sangat berbeda. Cerita-cerita dari perjalananmu pun jadi semakin menarik untuk ditulis di blog dan punya potensi buat mendatangkan penghasilan, lho.

Selain sharing economy, ada lagi World Wide Opportunities on Organic Farms (WWOOF). Mungkin kamu pernah atau bahkan tahu tentang komunitas ini.

Singkatnya, WWOOF adalah komunitas yang memberi kesempatan bagi traveller untuk menginap gratis di lokasi perkebunan. Sebagai gantinya, kamu harus bekerja pada pemilik perkebunan atau peternakan tersebut. Seru, kan? Dengan begitu kamu bisa liburan sekaligus merasakan bagaimana budaya bertahan hidup di negara lain.

Umumnya, komunitas WWOOF ini ada di Australia, Selandia Baru, Eropa bahkan Amerika Selatan. Oya, jangan kaget ya kalau nanti kamu akan bertemu traveller dari negara lain yang juga melakukan hal yang sama. Pasti menyenangkan kan bisa berkenalan dengan banyak orang?

Sejatinya, komunitas WWOOF sangat meninggalkan kesan bermewah-mewah saat liburan. Dengan demikian, liburan kamu tak cuma hemat tapi juga kaya akan pengalaman.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.