Facebook Siapkan Rp12,5 Miliar untuk UKM, Ini Cara Mendapatkannya

Kerajinan tangan jadi usaha yang terdampak COVID-19 seiring tutupnya sejumlah tempat pariwisata.
Kerajinan tangan jadi usaha yang terdampak COVID-19 seiring tutupnya sejumlah tempat pariwisata.

Sudah dengar kan kalau perusahaan raksasa Facebook mengucurkan anggaran sebesar Rp12,5 miliat untuk UKM Indonesia? Sudah tahu cara mendapatkannya belum?

Kucuran dana segar ini tak terlepas dari pentingnya peranan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dalam roda perekonomian Indonesia. Terlebih di masa sulit seperti sekarang ini.

Bahkan menurut publikasi ukmindonesia.id, UKM memiliki pangsa sekitar 99,99% (62.9 juta unit) dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia pada 2017. Selain itu, UKM juga menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional, sementara usaha besar hanya menyerap sekitar 3% sisanya.

Melihat data tersebut, tak heran jika banyak pihak yang peduli dengan nasib UKM Indonesia di masa pandemi COVID-19, termasuk Facebook. Program inisiatif untuk membantu UKM ini pun diberikan dalam bentuk beragam.

Misalnya berupa program pelatihan virtual, adanya fitur produk di seluruh aplikasi Facebook untuk membantu mempromosikan bisnis lokal, dan bantuan dana senilai total Rp12,5 miliar tadi.

“Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu para UKM agar dapat kembali bangkit, menata ulang strategi dan memulihkan kinerja usahanya," kata Pieter Lydian, Country Director untuk Indonesia di Facebook dalam rilis yang diedarkan ke media.

Dalam program bantuan ini, Facebook bermitra dengan Deloitte Consulting dan Goodera untuk meninjau pendaftar yang masuk, menyeleksi UKM, dan mendistribusikan dana bantuan kepada UKM yang nantinya terpilih

Apa syarat untuk mengikuti program ini?

Facebook akan memberikan bantuan kepada 400 bisnis kecil yang memenuhi syarat di lebih. Agar bisa mengajukan permohonan, ada beberapa syarat utama yang harus kamu penuhi, seperti memiliki 2 sampai 50 karyawan, telah beropreasi lebih dari satu tahun, dan terdampak COVID-19.

Nantinya, dana bantuan yang akan diterima oleh setiap UKM sebesar Rp31.017.300 dengan rincian Rp19.385.800 dalam bentuk tunai dan Rp11.631.500 dalam bentuk kredit iklan untuk membantu selama masa yang sulit ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut apakah UKM milikmu memenuhi syarat pendaftaran dan mengetahui informasi lainnya tentang pendaftaran program dana bantuan, bisa mengunjungi situs https://www.facebook.com/business/small-business/grants. Yuk manfaatkan.

Pentingnya Pengelolaan Keuangan

Di masa sulit ini, dana segar memang sangat penting. Meski UKM dinilai lebih tahan gejolak, nyatanya data dari Lokadata.id menunjukkan bahwa jumlah usaha mikro kecil di bidang tertentu mengalami penyusutan.

Malahan penurunannya sudah terlihat dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk di Jawa misalnya. UKM atau UMKM yang bergerak di sektor kuliner turun dalam jumlah yang cukup signifikan, yaitu 16 persen, dari 422.000 unit (2014) menjadi tinggal 354.000 unit (2018). Dan salah satu penyebabnya adalah kurang baiknya pelaku usaha dalam mengelola keuangannya.

Padahal UKM merupakan bisnis yang juga memerlukan pengelolaan keuangan yang baik. Kamu juga harus dapat menyesuaikan rencana pengeluaran dengan target-target penjualan dan penerimaan kas.

Yuk evaluasi semua rencana-rencana belanja yang menggunakan modal. Lakukan analisa “cost and benefit” atau “untung-rugi” untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang bisnis tidak akan sia-sia dan memberikan return yang menguntungkan.

Nah, untuk pengelolaan keuangan bisnis yang lebih mudah, coba saja layanan KlikBCA Bisnis. Layanan ini sudah dipercaya banyak pengusaha karena memudahkanmu dalam memantau dan mengatur arus keluar masuk uang dengan lebih praktis.

Fitur-fiturnya juga lengkap banget kok, mulai dari pengecekan saldo, rekening koran, pembayaran tagihan, multi auto-transfer, sampai bayar e-billing pajak juga bisa.

Yuk, cari tahu lebih jauh tentang KlikBCA Bisnis di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.