Harga-harga Mobil Listrik di Indonesia, Ada yang di Bawah Rp100 Juta

Proses charging mobil listrik
Proses charging mobil listrik

Sadarkah kamu bahwa mobil listrik sudah banyak di Indonesia. Mobil-mobil yang diklaim lebih hemat secara bahan bakar dan ramah lingkungan tersebut menggunakan pelat berwarna biru.

Mengutip pertanyaan Deputi Bidang Koordinasi dan Pertambangan Kemenko Maritim dan Investasi Septian Hario Seto, mobil listrik ini ternyata mendapat insentif pajak dari pemerintah. Artinya, mobil jenis ini tergolong bebas Pajak Penambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) alias nol persen!

Insentif tersebut diberikan sebagai wujud dukungan pemerintah pada kebersihan lingkungan. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun pabrik lokalisasi produksi mobil listrik terbesar di Asia Tenggara yang kabarnya akan mulai beroperasi pada 2022 mendatang!

Charging station di Serpong
Charging station di Serpong

Gara-gara insentif tax carbon ini, harga mobil-mobil listrik yang masuk ke Indonesia jadi lebih terjangkau. Malah ada yang harganya di bawah Rp100 juta.

Untuk lengkapnya, simak yuk 5 mobil listrik berharga murah yang sudah masuk Indonesia:

1. Nissan Leaf

Sejak diperkenalkan pada 2019, mobil berdaya baterai 40 kwh ini mampu menempuh perjalanan sejauh 311 km sekali cas penuh. Desain V grille yang keren membuat Nissan Leaf tak butuh waktu lama untuk menarik perhatian pembeli. Harganya, Rp649-651 juta.

2. DFSK Gelora E

Mobil berjenis minibus ini cocok untuk kendaraan operasional bisnis. Energi listriknya berdaya 42 kwh dan mampu menempuh jarak 300 km sekali cas. Harganya, Rp480-510 juta.

3. Hyundai Kona

Pionir kendaraan listrik di Indonesia ini sudah lebih dulu menyita perhatian publik. Punya sejumlah fitur canggih, Kona punya daya 39,2 kwh dan dapat menempuh jarak 305 km. Harganya, Rp697 juta.

4. Renault Twizy

Mobil listrik dua penumpang ini diproduksi terbatas di Indonesia. Tenaganya yang 17 hp membuat Twizy bisa berjalan 0-45 km/jam dalam waktu 6,1 detik. Harganya, 408 juta.

5. Wuling Hongguang Mini EV

Hongguang benar-benar menyita perhatian karena harganya yang sangat murah. Dengan daya 13,8 kwh, mobil kecil ini bisa menempuh 170 km. Harganya cuma Rp64 jutaan karena dapat insentif dari Pemerintah China.

Itulah tadi, beberapa mobil listrik harga terjangkau yang sudah masuk ke Indonesia. Sebenarnya ada merek lainnya seperti Lexus UX300e dan BMW i3s. Namun keduanya berharga mahal yakni Rp1,245 miliar dan Rp1,35 miliar.

Bagaimana? Tertarik dengan mobil listrik? Jika membeli mobil ini masuk dalam agenda kamu, buatlah perencanaan keuangan yang baik. Terutama bila kamu memutuskan untuk membelinya secara kredit.

Hindari beberapa kesalahan rencana keuangan yang kerap dialami banyak orang seperti:

3 Kesalahan Perencanaan Keuangan Saat Beli Mobil

1. Meminjam Uang untuk Uang Muka

Meminjam uang untuk uang muka demi mendapatkan cicilan yang kecil tentu berisiko pada keuangan kamu. Sebab dengan begitu, kamu harus mencicil ke dua tempat, pertama untuk pelunasan utang yang kamu pinjam untuk uang muka, dan kedua untuk cicilan kredit mobilnya.

2. Tenor Melebihi Usia Ekonomis Mobil

Biasanya mobil akan membutuhkan banyak biaya perawatan saat memasuki usia lima tahun. Maka dari itu, pilihlah cicilan yang usia tenornya tidak lebih dari lima tahun.

3. Salah Memilih Sumber Pembiayaan

Selektiflah saat memilih pembiayaan kredit kendaraan bermotor (KKB). Biasanya perusahaan pembiayaan yang memberikan pinjaman dengan mudah dan cepat justru mematok bunga yang lebih tinggi dibanding bank.

Itulah tadi beberapa kesalahan rencana keuangan yang sering terjadi pada banyak orang dalam membeli mobil. Buatlah rencana keuangan dengan baik dan bijak agar tidak menyusahkan kamu secara finansial di kemudian hari.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.