Jelang Sekolah Tatap Muka, Begini Cara Edukasi Anak Soal COVID-19

Sekolah tatap muka akan digelar kembali.
Sekolah tatap muka akan digelar kembali.

Pemerintah sudah mengumumkan bahwa sekolah tatap muka bakal mulai diterapkan kembali pada Januari 2021. Beberapa daerah bahkan akan mengadakan uji coba pada Desember mendatang.

Bagi kamu yang putra-putrinya sudah memasuki usia sekolah, sudahkah memberi edukasi yang baik soal pandemi ini?

Tentunya memberikan edukasi soal virus korona pada anak sangatlah berbeda. Sebab, salah menerangkan justru akan membuat mereka jadi tidak paham. Mereka bisa sangat ketakutan atau malah tidak takut sama sekali sehingga bertindak sesukanya. Lantas bagaimana sih cara memberi edukasi yang tidak membuat mereka bingung dan cemas?

Dilansir Healtline, para ahli dalam bidang psikologi anak mengimbau orangtua menyampaikan informasi secara akurat dan dengan cara yang mudah dipahami sesuai usianya. Ikuti panduan ini.

1. Orangtua harus punya informasi yang akurat

Sebelum mengedukasi anak, edukasilah dirimu terlebih dahulu. Pastikan kamu sudah mengantongi informasi yang akurat. Mulai dari apa saja gejalanya, bagaimana cara penularannya, serta apa yang bisa dilakukan untuk mencegah COVID-19.

Mengingat begitu banyak hoaks yang beredar, hati-hatilah dalam mencari informasi. Pastikan kamu mendapatkannya dari sumber yang terpercaya, misalnya dokter, situs kesehatan yang memang sudah diakui pemerintah, atau lembaga-lembaga kesehatan yang resmi, seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO).

2. Cari tahu apa yang anak ketahui

Bukalah perbincangan dengan menggali apa yang anak kamu ketahui. Nantinya kamu tinggal arahkan apakah informasi itu benar atau tidak.

Jika anakmu masih terlampau kecil, cukup ajak mereka untuk selalu menjaga kebersihan dengan sering cuci tangan, menggunakan masker, ataupun tidak keluar rumah agar tidak sakit.

3. Gunakan bahasa sederhana

Gunakan kalimat yang sederhana dan kata-kata yang mudah dipahami anak, sesuai usianya. Hindari penjelasan yang terlalu mendetail dan rumit.

Pakai cerita atau gambar yang menarik. Tontonlah video di internet yang memang dibuat khusus untuk menjelaskan virus korona kepada anak-anak. Tapi pastikan sumbernya akurat dulu ya.

Kalau si kecil bertanya tentang sesuatu yang tidak kamu ketahui, jangan sembarangan menjawabnya, apalagi cuma menebak-nebak. Cari tahu dulu jawabannya di media resmi atau tanyakan langsung kepada dokter.

4. Berikan informasi saat keadaan tenang

Jangan memberi informasi saat kamu maupun anakmu marah. Pastikan suasana sedang santai dan tenang.

Fokus pada informasi yang positif. Misalnya, “Anak pintar itu mencuci tangannya sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Karena mereka tahu ada kuman dan virus yang menempel di banyak benda di luar.”

Jadi hindari: “Korona masih di luar, banyak orang meninggal karenanya.”

5. Ajarkan tutorial pencegahan penularan

Tunjukkan caranya mencuci tangan yang benar; cara batuk yang sopan; cara menggunakan masker, konsumsi makanan sehat, olahraga di halaman rumah, tidur yang cukup, dan lain-lain.

Beri gambaran jarak seperti apa yang aman bila keluar rumah, seberapa jauh satu meter, dan ajari untuk istirahat bila badan terasa kurang enak badan. Rutinlah bertanya pada anak apakah mereka merasa tidak enak badan, demam, sakit tenggorokan, atau bahkan sulit bernapas. Tes penciumannya sebab menurut para dokter gejala terkini seseorang terkena COVID-19 adalah menurun drastisnya indra penciuman.

6. Simak responsnya dan rangkul

Di akhir obrolan, perhatikan respons anakmu. Kalau tampak takut, ucapkan kata-kata yang bisa menenangkannya. Rangkul dan peluk si Kecil agar merasa lebih tenang.

Beri semangat untuk selalu sehat dengan melakukan hal-hal di atas. Berikan juga semangat untuk belajar kembali di sekolah. Bila perlu lakukan simulasi bagaimana sekolah tatap muka di masa pandemi.

Demikian tadi enam tahap yang perlu kamu lakukan saat menjelaskan ke anak soal COVID-19. Yuk lakukan dengan benar. Dukung semangatnya untuk belajar lagi. Sebab dukunganlah yang mereka butuhkan, bukan kepanikan.

Perlindungan Ekstra

Untuk memberikan kenyamanan lebih pada keluarga beri perlindungan ekstra untuk mereka dengan proteksi new normal bersama BCA AIA. Dapatkan santunan tunai rawat inap hingga Rp100 juta untuk 4 anggota keluarga hanya dengan membeli 1 Polis AIA saja.

Yuk #PasangKudaKuda bersama BCA AIA dengan proteksi jiwa dan kesehatan untuk keluarga.

Cek info lengkapnya di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.