Kriteria Rumah Minimalis yang Banyak Dicari Milenial

Pasangan muda menyukai rumah minimalis
Pasangan muda menyukai rumah minimalis

Konsep rumah minimalis makin digemari milenial. Hal tersebut disebabkan perubahan selera yang terbentuk untuk menyiasati sulitnya mendapatkan rumah tapak dengan lahan luas untuk tempat tinggal.

Makin tingginya harga tanah berimbas ke harga rumah tapak yang juga meroket dari waktu ke waktu. Buat kamu yang punya keinginan memiliki rumah tapak dengan ukuran tanah luas tentu harus menyiapkan bujet besar. Sementara itu, untuk bujet pas-pasan, rumah tapak minimalis pun jadi pilihan.

Tak sekadar sebagai tempat tinggal, hunian minimalis setidaknya memiliki beberapa fasilitas yang disediakan para pengembang properti untuk memberikan rumah minimalis ideal bagi milenial sebagai berikut.

Ukuran Kompak dan Ringkas

Generasi milenial cenderung memilih rumah berukuran kompak dan ringkas dibanding rumah berukuran besar. Alasannya, rumah minimalis jauh lebih sederhana dan tidak merepotkan dari segi perawatan, sehingga tak menghambat mobilitas. Beberapa tipe ukuran rumah minimalis mulai dari tipe 36 pun bisa menjadi pilihan.

Cukup ruang terbuka

Salah satu hal yang juga menjadi perhatian saat membeli rumah adalah ruang terbuka. Ruang terbuka tidak hanya membantu pengaliran udara di dalam rumah, tetapi juga bisa membantu mengurangi penggunaan lampu dengan mengoptimalkan pencahayaan matahari saat siang. Mengingat ukuran rumah yang terbilang kecil, penting juga memerhatikan pengaliran udara agar kondisi di dalam rumah tidak pengap.

Lokasi Strategis

Lokasi hunian menjadi faktor penting bagi milenial dalam memilih rumah. Rumah yang berdekatan dengan lokasi transportasi umum, fasilitas publik, serta pusat hiburan tentu menjadi pertimbangan milenial mendapatkan rumah pertama. Buat kamu yang sudah berkeluarga, lokasi sekolah dan rumah sakit yang dekat di sekitar rumah tentu menjadi poin lebih.

Pengembang Terpercaya

Selain fasilitas, akses, dan lingkungan, satu lagi yang tidak kalah penting diperhatikan saat kamu sudah terpikat dengan satu rumah adalah mengecek reputasi pengembang. Pasalnya, reputasi pengembang menjadi salah satu penilaian bank untuk menolak atau memproses permohonan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang kamu ajukan.

Cara paling mudah mengecek reputasi pengembang adalah melihat bank yang menjadi rekanannya. Umumnya pengembang yang memiliki reputasi baik akan menggandeng bank besar yang juga punya reputasi baik, vice versa. Alasannya tentu demi bisa memberikan kenyamanan proses beli yang akan dilakukan oleh calon konsumen mereka, baik dalam bentuk kredit maupun secara tunai dan tunai bertahap.

Nah, Bank BCA kerap digandeng oleh pengembang-pengembang besar. Dalam hal kepemilikan rumah, Bank BCA menawarkan KPR yang memberikan kemudahan bagi calon konsumen, salah satunya adalah kemudahan dalam mengajukan dan memantau aplikasi KPR.

Cukup diajukan secara online, pihak KPR BCA akan membantu memproses KPR yang kamu ajukan. Nggak percaya? Coba langsung klik tautan ini untuk informasi detail dan promo yang sedang berlangsung ya.